Suara.com - Viralnya pasukan pengibar bendera (Paskibra) Koko yang mendadak dicopot mengundang kepedulian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Menpora yang tengah menunaikan ibadah haji menghubungi langsung Koko.
Hal itu ditunjukkan lewat unggahan baru akun Instagram @nahrami_imam. Dalam video pendek yang dibagikan, tampak Imam Nahrawi tengah melakukan panggilan video.
Saat dihubungi, Koko mengaku sedang berada di polres. Selanjutanya Menpora bertanya terkait posisi Koko di Paskibra.
"Gimana sudah dipanggil untuk Paskibraka?" tanya Menpora.
Terdengar samar, Koko menjawab belum ada kejelasan soal posisinya yang langsung dikonfirmasi Menpora.
"Gimana dicancel, belum masuk ya? Kamu memang cadangan ya Ko?" tukas Imam Nahrawi.
Koko pun langsung menimpalinya di akhir video.
"Iya Pak," sahut Koko.
Baca Juga: Viral Paskibra Dicopot Diduga demi Anak Pejabat, Bupati Diprotes!
Melihat apa yang dilakukan Imam Nahrawi, warganet pun ramai memberikan komentar positif. Tak sedikit dari mereka yang menyuarakan dukungan.
"Terimakasih pak sudah sangat perhatian terhadap masa depan bangsa dan keadilan," tulis @martapurapedia.
"Terus pantau pak kasus Koko ini, semoga bapak diberikan kesehatan, semua harus sama rata pak jangan ada yang dibeda bedakan, mau anak pejabat atau anak jenderal pun yang namanya ikut seleksi harus tetap ikut pak, bukan dengan kewenangan orangtuanya...," kata @ageonexi.
Sosok Koko menjadi pembicaraan setelah mencurahkan kesedihan. Ia yang mengaku sudah mengikuti seleksi sampai ukur baju dan sepatu tiba-tiba dicopot dari anggota Paskibra Kabupaten Labuhan Batu.
Keputusan itu dianggap janggal, karena setelah Koko dicopot posisinya digantikan oleh pemuda yang diduga anak pejabat. Pemuda tersebut bahkan tidak mengikuti tahap seleksi.
Berita Terkait
-
Viral Perempuan Ini Kebingungan Cara Batalkan Tumbal Pesugihan, Terungkap Realita Mengerikan
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Berujung Dipecat, Viral Affiliator Ngaku Direndahkan PIC KOL Gegara Followers Cuma 2 Ribu
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta