Suara.com - Disneyland merupakan salah satu taman hiburan impian bagi banyak orang. Bukan hanya anak-anak saja, orang dewasa pasti tidak akan menolak jika diajak berlibur ke Disneyland.
Bicara soal taman hiburan ternama di dunia ini, beberapa waktu lalu ada kisah unik dari salah seorang wanita yang telah menyimpan tiket masuk Disneyland selama 30 tahun lebih.
Dilansir Suara.com dari laman Fox News, Senin (19/8/19), wanita yang menyimpan tiket Disneyland tersebut diketahui bernama Tamia Richardson.
Tamia Richardson pernah mengunjungi Disneyland ketika dirinya masih berusia 14 tahun.
Waktu itu, dirinya beruntung memenangkan tiket gratis masuk ke Disneyland sebagai bagian dari perayaan hari jadi ke-30 taman hiburan tersebut pada tahun 1985.
Richardson telah kembali ke Disneyland beberapa kali selama 34 tahun terakhir.
Tetapi ternyata, wanita ini lupa jika dirinya memiliki tiket masuk Disneyland gratis.
Wanita yang berprofesi sebagai guru di Kanada ini menemukan kembali tiket masuk Disneyland itu dalam kotak kenangan yang sudah lama disimpannya.
Suatu hari, Richardson memutuskan untuk menggunakan tiket masuk tersebut ke Disneyland ketika bersama kedua putrinya.
Baca Juga: Bioskop Legendaris Disulap Jadi Toko Suvenir, Disneyland Kena Protes
Dengan perasaan gugup, wanita ini menyerahkan tiket berusia 34 tahun tersebut kepada petugas di pintu masuk.
Betapa terkejutnya Richardson ketika pihak Disneyland menerima tiket masuk tersebut.
Petugas tersebut mengganti tiket lama Richardson dengan tiket masuk harian, yang harganya sekitar 149 dolar AS (Rp 2, 1 juta).
Pada tahun 1985, tiket yang berhasil dimenangkan Richardson itu bernilai sekitar 16,50 dolar AS (Rp 230 ribu).
Awalnya petugas pintu masuk itu terlebih dahulu melapor kepada manajer Disneyland, apakah tiket tersebut masih berlaku atau tidak.
Akhirnya diputuskan, demi menghormati hadiah tersebut Richardson diperbolehkan masuk secara gratis oleh pihak Disneyland.
Berita Terkait
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Subuh Mencekam di Toronto: Konsulat AS Ditembaki OTK, Pelaku Kabur Pakai Honda CR-V
-
Bawa Ayam Saat Jalan-jalan Bisa Bikin Stres Anda Berkurang, Profesor Ini Sudah Membuktikan
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara
-
H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan