Suara.com - Kebakaran area kantin di Kampus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) di Jakarta Selatan pada Sabtu (24/8/2019) siang mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta.
Kebakaran yang bisa dipadamkan 1,5 jam dengan bantuan personil Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan itu tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
"Kerugian materil sekitar Rp 220 juta akibat kebakaran ini," ujar Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Irwan dalam keterangannya, Minggu (24/8/2019).
Irwan mengatakan, kebakaran tersebut berhasil dengan cepat dipadamkan lantaran pihak kampus yang pertama kali melihat ada api di area kantin langsung menghubungi pemadam kebakaran, setelah sebelumnya mencoba melalukan penanganan pertama.
"Pihak kampus melihat api dari kantin kosong dan coba memadamkan dengan hidrant, namun tidak berhasil karena api sudah terlanjur menjalar ke semua bangunan kantin," kata Irwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya