Suara.com - Belum lama ini publik dikejutkan dengan peristiwa seorang siswa yang ditolak saat hendak masuk kembali ke Amerika Serikat. Bukan tanpa alasan, pria ini ditolak usai mengaku membawa rompi anti peluru kepada petugas bandara.
Dilansir Suara.com dari laman Shanghaiist, Rabu (29/8/19), diketahui pria tersebut merupakan salah satu siswa universitas bergengsi di Michigan.
Namun sayang, siswa tadi mendapatkan masalah dengan petugas bea cukai bandara ketika tiba di bandara.
Saat pemeriksaan keamanan di bandara, siswa tersebut mengatakan kepada petugas bahwa dirinya membawa rompi anti peluru dalam kopernya.
Alhasil, siswa tersebut menjalani sejumah pemeriksaan dan penggeledahan. Laptop, ponsel dan perangkat pribadinya disita oleh pihak keamanan di bandara.
Siswa tersebut tak mengira, ucapannya itu akan berbuntut panjang.
Sebenarnya, membawa rompi anti peluru ke Amerika Serikat menurut web Kepabeanan dan Perlindungan Perbatasan AS tidak dibatasi.
Namun kepemilikan lisensi senjata di Michigan yang dimiliki oleh siswa itu kemungkinan besar menjadi keputusan akhir pihak bandara menolak dirinya kembali ke Amerika Serikat.
Berita mengenai dideportasinya seorang siswa kembali ke China ini mendadak viral dan jadi perbincangan hangat warganet.
Baca Juga: Sambut Ibu Kota Baru, Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Bakal Dipoles
Banyak pula warganet yang berpendapat bahwa rompi anti peluru penting untuk dibawa ketika mereka bekunjung ke Amerika Serikat.
"Orang Amerika bisa memiliki senjata, tetapi kita tak boleh membawa pelindung tubuh, bagaimana kita bisa menghindari tembakan?" tutur salah seorang warganet lewat Weibo.
Wah, bagaimana menurut Anda? Wajarkah rompi anti peluru ini jadi penyebab siswa asal China tersebut dideportasi?
Berita Terkait
-
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
-
Viral! Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berujung Satu Kelas Minta Maaf
-
Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina
-
Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media
-
Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas
-
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun