Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyerahkan penghargaan untuk pemenang Minang Entrepreneurship Award atau MEA II di Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (3/9/2019). MEA sendiri merupakan kompetensi wirausaha yang diikuti oleh mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi.
JK menyerahkan secara simbolik kepada tiga pemenang MEA yang sudah diselenggarakan sejak 2017 silam. Dalam pidatonya, JK ikut berbangga ketika melihat banyak anak muda yang mulai untuk menjadi pengusaha.
Untuk menjadi pengusaha, JK menilai ada sejumlah hal yang harus diperhatikan dalam memajukan bangsa. Ada unsur pendidikan dan pemanfaatan teknologi yang mesti diperhatikan pengusaha untuk lebih maju ke depannya.
"Pada akhirnya dibutuhkan pelaksana-pelaksana atau yang mendorong memberikan nilai tambah dan itulah para pengusaha yang bekerjasama memanfaatkan teknologi yang ada pada zamannya," kata JK dalam pidatonya.
"Harapan kita, tentu kita berikan keapda anak-anakku sekalian yang dengan kreativitas dan keberanian memulai suatu usaha," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNP Ganefri mengatakan bahwa program MEA muncul atas inisiatif dan kesadaran kolektif dan Perguruan Tinggi Sumbar yang terdiri dari UNP, Universitas Andalas dan perguruan tinggi di bawah LLDikti Wilayah X.
MEA diselenggarakan juga dengan tujuan untuk mendorong mahasiswa PTN dan PTS untuk mulai berani memulai dan memupuk jiwa wirausaha.
Ganefri kemudian mengungkapkan dengan melalui pengembangan karakter pengetahuan, keterampilan serta pemanfaatan hasil riset dan teknologi di Perguruan Tinggi, mahasiswa diharapkan dapat menjadi wirausaha yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat membuka banyak lapangan kerja di Indonesia.
Dalam MEA II itu, peserta bukan hanya berasal dari PTN dan PTS di Sumbar, namun juga Riau, Jambi dan Keperi. jumlah perguruan tinggi yang megikuti MEA II ini mencapai 37 dengan jumlah proposal sebanyak 259.
Baca Juga: Mendikbud : Beasiswa Perguruan Tinggi Swasta Wujudkan Cita-Cita Pemerintah
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 eksisting-bisnis dan 160 proposal start-up bisnis kami lakukan desk-evaluasi," ucapnya.
Selain memberikan penghargaan, JK juga akan meresmikan Asrama Mahasiswa UNP dan Universitas Andalas (Unand) yang akan dipusatkan di Asrama Mahasiswa, di Kawasan Sekolah Labor UNP. Asrama itu terbagi menjadi dua dengan jumlah 87 kamar dan 1 asrama dengan kapasitas 50 kamar untuk Unand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius