Suara.com - Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun, Selasa (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.
Habibie akan diberangkatkan ke rumah duka dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Untuk itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rute perjalanan dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto ke rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No5, RT6/RW4, Kuningan Timur, Jakarta Selatan.
Selain itu, rute perjalanan iring-iringan dari rumah duka menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan juga telah disiapkan.
Perjalanan dimulai dari Jalan Abdul Rahman Saleh menuju Jalan Prajurit KKO Usman Harum lalu dilanjut menuju Jalan Cut Meutia.
Kemudian, dari Jalan Dr. GSSJ Ratulangi menuju Jalan HOS Cokroaminoto dan dilanjut ke Jalan H.R Rasuna said lalu Jalan Patra Kuningan Utara-Jalan Taman Patra Kuningan-Jalan Patra XIII.
"Perjalanan sepanjang 7,7 kilometer dari rumah sakit menuju rumah duka diperkirakan membutuhkan waktu tempuh selama 26 menit," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir di Jakarta, Rabu (11/9/2019).
Untuk perjalanan dari rumah duka menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata disiapkan rute dimulai dari Jalan Taman Patra Kuningan menuju Jalan Patra Kuningan Utara-Jalan Rasuna Said lalu ke Jalan Gatot Subroto.
Dari sana, perjalanan berlanjut ke Jalan Raya Pasar Minggu Jalan Raya Kalibata lalu ke TMP Kalibata.
Baca Juga: Mengenang Kepergian, JK Unggah Foto Habibie Berbatik Cokelat
"Perjalanan sepanjang 5,3 kilometer dari rumah duka menuju TMP Kalibata diperkirakan membutuhkan waktu tempuh selama 18 menit," sambungnya.
Polisi juga menyiapkan rute alternatif dari rumah duka ke TMP Kalibata. Perjalanan dimulai dari Jalan Taman Patra Kuningan menuju Jalan Patra Kuningan VII lalu ke Jalan Dukuh Patra -Jalan Mandala Raya.
Perjalanan berlanjut ke Jalan Rasamala Raya menuju Jalan Gatot Subroto lalu ke Jalan Raya Pasar Minggu dan Jalan Raya Kalibata TMP Kalibata.
"Perjalanan rute alternatif sepanjang 4,1 kilometer dari rumah duka menuju TMP Kalibata diperkirakan membutuhkan waktu tempuh selama 16 menit," kata Nasir.
Berita Terkait
-
Indonesia Berkabung, Bendera Setengah Tiang Bakal Berkibar Selama 3 Hari
-
Mengenang Kepergian, JK Unggah Foto Habibie Berbatik Cokelat
-
Jenazah BJ Habibie Akan Dibawa ke Rumah Duka, Ini Rute Perjalanannya
-
Jokowi: BJ Habibie Seorang Negarawan yang Saya Jadikan Contoh
-
Habibie Tutup Usia, Prabowo: Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global
-
Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak
-
Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS
-
Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum
-
Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi
-
Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden
-
Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit
-
Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR