Suara.com - Paniradya Kaistimewan membuat video yang membawa pesan harmonis dari Raja Kesultanan Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Video itu diunggah akun Twitter @PaniradyaJogja pada Selasa (20/8/2019).
Di video itu digambarkan, seorang pria dari daerah timur Indonesia menuntun sepeda motornya.
Lalu sepasang pria dan wanita yang berboncengan melintas dari arah berlawanan. Menggunakan bahasa Jawa, pria yang mengendarai sepeda motor bertanya, "Kehabisan bensin Mas?"
Kemudian keduanya tertawa dan pergi begitu saja.
Tak lama kemudian, pria dan wanita itu kembali membawa sebotol bensin, lalu memasukkannya ke tangki sepeda motor pemuda yang berjalan seorang diri tadi.
Saat pemuda berbaju ungu itu menanyakan harga dan mengeluarkan dompet, pria berbahasa Jawa tadi tersenyum dan mengatakan, "Udah enggak usah, santai saja."
"Berikut ungkapan dari "Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X": "Tidak perlu jadi orang Jawa untuk tinggal di Jogja. Tetaplah jadi orang Papua, Batak, Bali, Aceh, dan sebagainya. Srawung & tulung tinulung yang harus selalu dijaga,"" kicau @PaniradyaJogja.
"Ungkapan tersebut untuk siapa saja yang berkunjung, tinggal sejenak, maupun menetap di Jogja bisa ikut menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat. Termasuk senantiasa saling membantu adalah kunci nyaman tinggal di Jogja. Itulah #IstimewanyaJogja," imbuhnya.
Baca Juga: Viral Wanita Diminta Buktikan Keperawanan, Bisakah Secara Medis?
Video berdurasi 1 menit 16 detik itu kemudian viral dan menuai beragam komentar.
"Lha ngene iki sik kudune diconto (Nah begini ini yang harusnya dijadikan contoh -red)," tulis @alanRP20.
"Jogja Istimewa," komentar @Sat_Pinayungan.
Berita Terkait
-
Sultan HB X Berharap Jokowi Segera Selesaikan Polemik Revisi UU KPK
-
Korban Cabut Laporan Terhadap Pemotor Arogan di Trotoar Wahid Hasyim
-
Naik Trotoar Bikin Bocah Nangis, Pemotor Ini Malah Berlaku Anarki
-
Viral di Medsos, Pelaku Cabul di Lampu Merah Bekasi Ngaku Cuma Iseng
-
Tak Terima Dituduh Mesum, Dua Mahasiswa Unitomo Gelar Protes di Rektorat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas