Suara.com - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menerbitkan aturan mengenai pemberian keringanan biaya balik nama kendaraan. Kebijakan ini diterapkan untuk mendorong masyarakat melakukan pembayaran pajak.
Kebijakan tersebut tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 Tentang Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya.
Dalam Pergub tersebut, dijelaskan warga Jakarta yang ingin melakukan balik nama kendaraan bermotor akan diberikan potongan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar 50 persen dari tarif yang harus dikeluarkan. Besaran tarif menyesuaikan aturan penetapan harga balik nama tiap kendaraan.
Kepala BPRD Faisal Syafruddin mengatakan, potongan harga tersebut diberikan kepada pemilik kedua dan seterusnya yang ingin melakukan balik nama kendaraan bermotor.
"Pelayanan kebijakan ini diberikan di Kantor Unit Pelayanan PKB dan BBN-KB (Samsat) di lima wilayah DKI Jakarta," ujar Faisal di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).
Melalui Pergub yang tekah diteken oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, program ini akan mulai berlaku pada 16 September sampai 30 Desember 2019.
Faisal menyebut para wajib pajak kerap menunda pembayaran pajak, salah satunya kendaraan bermotor. Hal ini disebutnya menambah piutang pajak DKI yang sudah menumpuk.
"Keringanan Pajak Daerah diharapkan akan meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya yang tertunda," kata Faisal.
Baca Juga: Mudah, Ini Hitungan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?