Desa yang berkembang sejak 2012 itu sudah mendapatkan omset pengelolaan sebesar Rp 81.225.000, dengan total wisatawan mencapai 27.875 orang.
Pada 2018, dengan jumlah wisatawan lokal maupun asing sebanyak 142.179 orang, desa ini mampu mencapai omset hingga Rp 3 miliar.
Jenis usaha yang ditekuni oleh para PMI purna antara lain, pembuatan makanan ringan seperti bakpia, ternak sapi, kambing etawa dan ayam pedaging, usaha homestay, serta warung kelontong dan warung makan disekitar wisata itu.
Saat ini, di Desa Nglanggeran sudah terdapat berbagai fasilitas, seperti outbound, home stay, jalur pendakian, gardu pandang, camping ground, MCK/ toilet, papan informasi, tempat ibadah, tempat parkir, pendopo, lokasi parkir,pemandu wisata dan setiap pengunjung yang datang sudah terlindungi dengan asuransi.
Tersedia pula paket wisata, seperti live in, camping, out bond, sunset, sunrise, climbing & rafting, tempat penelitian, tracing, flying fox, tempat makrab, jelajah alam beserta wisata budaya dan ritual.
Di tempat terpisah, Gatot Hermawan mengungkapkan rasa bangganya kepada warga Desa Nglanggeran yang tidak lagi berangkat menjadi PMI, dan memilih untuk membangun desanya menjadi desa wisata.
"Saya berharap, upaya para TKI purna di Desa Nglanggeran ini, dengan membentuk paguyuban, bisa mengelola sebuah desa menjadi tempat wisata secara mandiri bisa dijadikan contoh para TKI dan keluarganya di seluruh Indonesia," ujarnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Pertahankan Gelar, Seribu Delegasi ASEAN Ikuti APA Sports
-
Kisah Watu Manten yang Sulit Dipindah Saat Proyek Jalur Lintas Selatan
-
Bawa Pesan Harmonis, Video dari Jogja Ini Viral
-
Al Khowas Awalnya Tolak Pembongkaran Makam karena Jaga Amanah Ibu Almarhum
-
BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste