Suara.com - Perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, berhasil melakukan audiensi dengan anggota dewan di dalam ruang rapat Badan Legislasi (Baleg), Senin (23/9/19).
Sebelum melakukan audiensi di ruang rapat Baleg, mahasiswa ini diajak ke ruangan Fraksi Gerindra di lantai 17 gedung Nusantara 1 DPR.
Namun, kemudian mahasiswa menolak karena tidak ingin dipolitisasi oleh partai apapun hingga akhrinya audiensi dilakukan di dalam ruang rapat Baleg.
Dalam audiensi ini, Ketua BEM UI Manik Margamahendra, diberikan kesempatan untuk menyampaikana aspirasi mereka di depan anggota dewan.
Mereka menyampaikan mosi tidak percaya di depan sejumlah anggota dewan seperti Supratman Andi Atgas, Masinton Pasaribu, Ahmad Riza Patria, dan politikus lainnya.
Sosok Ketua BEM UI, Manik Margamahendra ramai diperbincangkan dengan aksinya yang lantang menyuarakan kritik di depan anggota dewan. Berikut SUARA.com rangkum fakta-fakta dari mahasiswa Universitas Indonesia ini.
1.Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI
Manik merupakan mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI angkatan 2015. Sosoknya gencar menyuarakan berbagai isu kesehatan melalui akun instagram pribadinya @marganamahendra.
Salah satu yang menjadi fokusnya adalah penolakan akan RUU Pertembakauan yang dianggap menguntungkan industri tembakau Indonesia.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa di DPRD Sumsel Bentrok, 1 Mahasiswa Kepalanya Bocor
2.Ketua BEM UI
Manik Margamahendra saat ini menjabat sebagai ketua BEM UI. Sebelumnya ia juga tercatat menjadi Ketua BEM FKM UI sejak tahun 2017.
Manik juga pernah tergabung dalam TIM Debat FKM UI untuk OIM UI 2016, serta aktif dalam beberapa organisasi seperti Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI), dan Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia (AOMKI).
Dalam akun instagram pribadinya, mahasiswa ini aktif dalam banyak forum diskusi berkaitan dengan isu sosial di negeri ini.
3. Asal dari Bogor
Manik Margamahendra, tercatat tinggal dan menempuh pendidikan di Kota Bogor. Sebelumnya ia menempuh pendidikan di SDN 1 Semeru Bogor, kemudian melanjutkan SMP N 4 Bogor dan SMA N 1 Bogor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN