Suara.com - Seorang pria dari Seremban, Malaysia, hampir saja bunuh diri jika tidak berhasil diselamatkan oleh polisi dan pemadam kebakaran. Sebelumnya pria tersebut dilaporkan bertengkar dengan orang tuanya ketika mereka makan siang. Usai cekcok, dia kemudian memutuskan untuk meninggalkan rumah sendirian.
Sekitar 20 menit kemudian, istrinya mendapatkan telepon darinya dimana ia mengatakan untuk mengakhiri hidupnya karena masalah tersebut. Grup Facebook Info JPJ/POLIS berbagi foto dan informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.
Menurut Kosmo yang dilansir dari laman World of Buzz, Jumat (27/9/19), Komandan Pemadam Kebakaran Saremban 2, Mohd Syazwan Saidy mengatakan bahwa lelaki itu ditemukan berdiri di atap plataran parkir Aeon Mall Seremban 2. Seorang petugas keamanan yang mengetahuinya kemudian memanggil pihak kepolisian.
Ketika pemadam kebakaran dan polisi sampai di tempat kejadian, Mohd Syazwan dan rekannya berhasil mendekati pria itu melalui tangga mobil pemadam. Namun pria itu mengatakan bahwa dia akan melompat jika petugas mendekat.
Pria itu berhasil diamankan setelah Mohd Syazwan melakukan pendekatan persuasif, dimana saat melakukan pendekatan petugas kepolisian dan pemadam kebakaran yang lain berhasil menangkapnya dari belakang.
"Sekitar 10 menit, saya berhasil mendekatinya dengan jarak 3 hingga 4 meter, sebelum memberikan sinyal kepada petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran untuk menarik kaki pria itu," ungkap Mohnd kepada Kosmo.
Istri dan orang tua pria yang tiba di tempat kejadian kemudian menceritakan kronologinya, dimana pria itu mulai berhalusinasi selama beberapa hari terakhir.
Saat ini pria ini dalam tahanan polisi untuk tindakan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pria ini.
Berita Terkait
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Dibuang DPMM FC, Klub Super League Mana yang Bakal Dituju Ramadhan Sananta?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum