Suara.com - Pria berusia 25 tahun di Thailand meninggal setelah bermain game di ponsel hingga ketiduran. Penyebab kematiannya akibat tersengat aliran listrik.
Kasus kematian yang bersumber dari perangkat smartphone terus bertambah. Salah satunya yang terbaru adalah kematian Sastra Mo-in.
Sastra Mo-in tinggal di Chonburi, Thailand. Pria 25 tahun ini meninggal pada Jumat (27/9/2019).
Berdasarkan laporan Daily Mail, Sastra Mo-in saat itu sedang bermain game online multiplayer menggunakan ponsel. Dia bermain game sambil tiduran.
Salah satu smartphone dicolokkan ke terminal listrik dengan kabel pengisi daya.
Bibinya, Watchareeporn Mo-in, 57 tahun, menemukan Sastra pada pagi harinya. Tubuh pria itu sudah tidak bergerak.
Watchareeporn mengatakan, saat itu tubuh keponakannya sudah membiru, tangan kirinya tergeletak di sebelah colokan listrik dan penuh bekas luka bakar.
Dia segera mematikan listrik di kotak sekering, lalu memanggil polisi.
Watchareeporn berkata, "Keponakan saya selalu menghabiskan begitu banyak waktu di tempat tidurnya menggunakan telepon dan main game dan colokan di dekatnya. Ada begitu banyak malam sehingga aku melihatnya tertidur ketika teleponnya masih terhubung (diisi baterai)."
Baca Juga: Pakai Earphone Sambil Charge Ponsel, Gadis Belia Ini Tewas Mengenaskan
Polisi datang ke lokasi dan memeriksa tubuh Sastra Mo-in. Mereka memastikan bahwa pria itu sudah tewas.
Petugas penyelamat mengambil tubuh untuk pemeriksaan post-mortem sebelum upacara pemakaman tradisional.
Polisi mengatakan mereka tidak mencurigai penyebab kematian Sastra Mo-in. Sehingga penyelidikan atas kematian tersebut belum dibuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat