Suara.com - Polisi telah meringkus Suheri Sihombing alias Gel (28), pemuda yang diduga telah menghabisi nyawa seorang driver ojek online, Vecky Erwanto Damanik alias Uwan (35).
Pelaku tersebut dibekuk aparat saat sedang berada di Jalan Merdeka, Siantar Timur, tepatnya di depan GOR Pematangsiantar, Selasa (1/10/2019).
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Iptu Nur Istiono mengatakan, kejadian itu berawal saat Erwanto sedang makan di salah satu warung di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar pada Sabtu 28 September 2019.
Tak lama kemudian, pelaku datang menyantap mi instan yang dibelinya di warung tersebut. Nur menyebut, aksi pembunuhan itu dipicu lantaran korban sempat menyinggung Erwanto.
"Dari keterangan pelaku, korban ada berkata sesuatu yang membuat pelaku tersinggung. Antara pelaku dan korban tidak saling kenal," kata Nur seperti dikutip dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Kamis (3/10/2019).
Pelaku yang tak senang mengeluarkan pisau dan menikam korban sebanyak 7 kali di bagian rusuk sebelah kanan, perut sebelah kiri, dan di dada.
"Pelaku sempat membayar makanan yang dibelinya sebelum meninggalkan korban. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya.
Peristiwa ini dilaporkan ke polisi. Petugas Satreskrim Polres Pematang Siantar yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
"Petugas melakukan pengembangan ke rumah pelaku di Jalan Pane, Siantar Timur. Disitu petugas menyita pisau yang digunakan untuk menikam korban,” jelasnya.
Baca Juga: Dijemur Gurunya dan Kena Hukuman Lari 20 Putaran, Pelajar SMP Tewas
Selain itu, petugas juga mmenyita jaket, celana panjang, sepasang sepatu, dan 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 5164 TAJ.
"Pelaku dijerat dengan Pasal 338 atau 351 ayat 3. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," katanya.
Berita Terkait
-
Gegara Malas Sekolah, Menang Sitepu Bunuh Anaknya saat Tidur
-
Bapak Bunuh Anak, Menang Sitepu Ikut Serang Istri saat Dipeluk
-
Maling Rokok Bunuh Pasangan Renta, Baru Ditangkap Usai Buron 1 Tahun Lebih
-
Demi Bayar Utang, Shalahudin Tega Bunuh Mantan Rekan Kerjanya
-
Mukanya Diludahi saat Ajak Pulang, Rinto Bunuh dan Perkosa Siswi SMK
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan