Suara.com - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menghasilkan kesepakatan untuk mengamandemen UUD 1945 secara menyeluruh.
Keduanya sepakat bahwa Amandemen UUD 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan amandemen secara menyeluruh disepakati lantaran Prabowo ingin fokus pada Pasal 33 UUD 1945. Selain pasal tersebut, Prabowo juga ingin menyesuaikan kembali pasal-pasal yang dinilai sudah tidak relevan dengan zaman saat ini.
“Yaa kan Pak Prabowo fokus terkait dengan Pasal 33 beliau fokus di situ jadi tidak menutup peluang juga misalnya pasal-pasal yang dianggap itu tidak update lagi tidak bersesuaian dengan kehidupan bangsa dan bernegara kita saat ini,” kata Dahnil di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).
Dahnil menuturkan, amandemen terhada Pasal 33 diinginkan karena Prabowo ingin ideologi ekonomi Indonesia dikembalikan seusai yang dirumuskan pertama.
“Penting terutama Pasal 33 karena selama ini concern-nya Pak Prabowo adalah ideologi ekonomi Indonesia harus kembali pada ideologi ekonomi Pasal 33 yang memang dirumuskan founding father kita,” ujar Dahnil.
Meski menyetujui hal tersebut, Dahnil menyebut kalau Prabowo juga memberi sejumlah caratan dengan tidak menghendaki jika pengubahan sampai menyentuh pasal-pasal terkait presiden dipilih kembali oleh MPR. Sedangkan untuk pasal mengenai masa jabatan presiden itu sendiri, Prabowo belum mengambil sikap.
“Kalau terkait misalnya yang dikhawatirkan orang kan pilpres langsung, tidak langsung. Pak Prabowo pada prinsipnya tidak bersepakat dikembalikan ke MPR. Beliau bersepakat dengan pilihan model pilpres seperti saat ini pilpres langsung," kata dia.
"Tentang (masa) jabatan kita belum diskusikan terkait dengan itu yg jelas mana yang penting mana yang dianggap sesuai untuk kepentingan rakyat tentu kita akan dahulukan,” Dahnil menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia
-
3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'