Suara.com - Kepala kepolisian nasional Filipina Jenderal Oscar Albayalde menyatakan mengundurkan diri setelah menghadapi berbagai tuduhan dalam sebuah sesi dengar pendapat Senat.
Dia dituduh campur tangan sebagai kepala kepolisian provinsi atau setingkat Kapolda pada 2013 untuk mencegah para bawahannya diproses hukum atas tuduhan menjual narkoba sitaan dalam jumlah besar.
Jenderal Oscar Albayalde, Senin (14/10/2019), mengatakan keputusannya untuk meninggalkan jabatannya telah diterima oleh Menteri Dalam Negeri Eduardo Ano pada akhir pekan.
Meski demikian, dia berkeras tidak bersalah, mengatakan dia belum pernah diproses secara kriminal atau administratif atas tuduhan-tuduhan itu. Albayalde mengundurkan diri terhitung sekitar tiga pekan sebelum masuk masa pensiun pada 8 November.
Berbagai tuduhan terhadap Albayalde itu adalah skandal terbaru yang melibatkan kepolisian nasional, yang pada umumnya telah menegakkan operasi anti-narkoba pimpinan Presiden Rodrigo Duterte yang telah menyebabkan ribuan orang tewas, kebanyakan tersangka narkoba.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer
-
Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!
-
Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat