Suara.com - Wishnutama mengaku kedatangannya ke Istana Kepresidenan hari ini karena diminta untuk menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin periode 2019-2024.
"Saya kebetulan tadi bapak menyampaikan saya diminta membantu beliau begitu," ujar Wishnutama di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Namun, pendiri Net TV mengaku belum mengetahui kementerian yang akan dipimpinnya. Dia hanya mengatakan, Presiden Jokowi akan menempatkannya di kementerian yang sesuai dengan keahliannya.
Diketahui, santer kabar nama Wishnutama akan diangkat menjadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif.
"Kira-kira di bidang yang kemampuan saya. Teman-teman tahu. Kira-kira untuk meningkatkan kemampuan kreativitas di Indonesia. Lalu juga meningkatkan devisa," kata dia.
Wishnutama mengaku tak pernah bercita-cita menjadi menteri. Namun, dia mengaku bersedia menjadi pembantu di pemerintahan kedua Jokowi.
"Ya walaupun saya tak bercita-cita jadi menteri tapi untuk sebuah kebaikan bangsa kita saya bersedia. Begitu kurang lebih," ucap Wishnutama.
Lebih lanjut, Wishnutama juga mengatakan saat bertemu Jokowi, dirinya mendiskusikan soal kreativitas bangsa yang bisa bersaing dengan dunia international
"Macam-macan misalnya ya tadi kreativitas, meningkatkan kreativitas bangsa kita. Sehingga mampu bersaing di dunia internasional dan lain sebaginya. Event juga kalau enggak salah," kata dia
Baca Juga: Erick Thohir Jadi Menteri, Hartanya Diperkirakan Tembus Rp 12 Triliun
Diketahui, sehari setelah resmi dilantik dan diambil sumpah, Jokowi mengundang beberapa tokoh ke Istana Kepresidenan, hari ini. Kabarnya, tokoh-tokoh yang dipanggil ke Istana itu akan diangkat menjadi menteri kabinet Jokowi yang baru. Para tokoh yang sudah menghadap Jokowi di antaranya, Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishuutama, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Christiany Eugenia Paruntu, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Berita Terkait
-
Wishnutama hingga Erick Thohir Temui Jokowi di Istana Negara
-
Tito Karnavian Turut Dipanggil Jokowi ke Istana, jadi Menteri?
-
Ketua MPR: Pilihan Menteri yang Tepat akan Ringankan Kerja Jokowi
-
Mahfud MD Ngaku Belum Tahu Jabatannya di Kabinet Jokowi
-
Soal Peluang Gerindra-Demokrat Bergabung, Jokowi: Nanti Juga Semua Tahu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag