Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai semua partai berhak menentukan posisinya untuk menjadi oposisi atau berkoalisi dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Sebab, memberikan kontribusi terhadap bangsa bisa di dalam atau di luar pemerintahan.
Hal itu dikatakan Riza merespons pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang mengaku siap keluar dari koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin jika tidak ada partai politik yang menjadi oposisi.
Terkait pernyataan itu, Riza pun menilai apapun keputusan Nasdem sepenuhnya menjadi hak Surya Paloh sebagai ketua partai.
"Itu hak semua partai mau di dalam, mau di luar ya. Memberikan kontribusi pada bangsa itu bisa di dalam bisa di luar," kata Riza di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Terkait hal itu, Riza mengungkapkan bahwa Partai Gerindra selama 10 tahun tetap memberikan konstruksi yang positif terhadap pemerintah meski berada di luar pemerintahan. Adapun, jika kekinian Partai Gerindra berada di dalam pemerintahan Jokowi, Riza memastikan akan tetap memberikan saran yang konstruktif bagi pembangunan bangsa.
"Partai Gerindra 10 tahun berada di luar memberikan konstruksi yang baik pada bangsa. Kalau hari ini kami berada di dalam, kami tetap memberikan masukan dan konstruksi bagi pembanguan bangsa yang konstruktif," ujarnya.
Sebagaiman diketahui, Surya Paloh menilai peluang Partai Gerindra bergabung ke dalam pemerintahan Jokowi akan semakin membuat koalisi pemerintah semakin gemuk.
Menurutnya, jika tidak ada oposisi maka pemerintahan Jokowi pun bisa berpeluang ke arah sistem otoritarian.
"Tidak baik kalau tidak ada check and balances, tak lagi oposisi, demokrasi selesai. Negara cenderung akan otoriter dan monarki," kata Surya Paloh usai pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin, Minggu (20/10).
Baca Juga: Posisi Menhan Disebut Jatuhkan Marwah, Gerindra: Itu Kebesaran Hati Prabowo
Bahkan, Surya Paloh pun menyampaikan, jika nantinya tidak ada lagi partai penyeimbang, NasDem tak masalah untuk keluar dari koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf.
"Kalau tidak ada yang mau jadi oposisi, Nasdem saja jadi oposisi," katanya.
Berita Terkait
-
Nasdem Siap Jadi Oposisi, Pengamat: Itu Menandakan Kekecewaan
-
Setelah Gerindra Hijrah ke Kabinet, Hidayat Sebut PKS Tidak Akan Sendirian
-
Gerindra DKI Sebut Sandiaga Uno Masih Berhasrat Kembali Jadi Wagub Jakarta
-
Nasdem Tak Masalah Prabowo Diminta Jokowi Jadi Menteri Bidang Pertahanan
-
Surya Paloh: Kalau Tak Ada yang Mau Jadi Oposisi, Biar Nasdem Saja
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan