Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Rabu, 23 Oktober 2019 | 04:45 WIB
Plt Ketum PPP suharso Monoarfa saat menghadiri Mukernas di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (Plt Ketum PPP) Suharso Monoarfa mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat perencanaan di sektor perekonomian.

Hal tersebut disampaikan Suharso usai menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

"Membicarakan tentang ekonomi secara umum keadaan ekonomi global dan tentang ketenagakerjaan, industri, dan tentang riset teknologi, inovasi dan lainya," ujar Suharso.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga bakal membentuk badan otorita terkait ibu kota baru.

"Tadi juga membahas presiden ingin dibentuk segera badan otorita ibu kota baru pada akhir tahun," ucap Suharso.

Lebih lanjut, Suharso berharap Presiden Jokowi tetap memberi izin soal rangkap jabatan jika terpilih di kabinet Jokowi-Maruf.

"InsyaAllah kalau dibolehkan oleh anda semua, kalau presiden boleh, mudah-mudahan," katanya.