Suara.com - Sejumlah purnawiran dan pejabat TNI-Polri menempati posisi strategis di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Termutakhir, Letjen (Purn) Prabowo Subianto dipercaya Jokowi untuk mengisi jabatan Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Dari unsur Polri, ada nama mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian. Kekinian, ia menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Dari unsur TNI, Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan kembali mengisi posisi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Kemudian, mantan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Dr Terawan Agus Putranto menjabat sebagai Menteri Kesehatan. Diketahui, pangkat terakhir Terawan adalah Letjen.
Selanjutnya, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko kembali menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Untuk jabatan Menteri Agama, diisi oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi.
Selain jabatan strategis di Kementerian, beberapa lembaga juga ditempati unsur TNI-Polri. Mulai dari Komisi Pemberantasan Anti Korupsi, Badan Intelijen Negara, hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.
Berikut daftarnya nama-nama jenderal di TNI/Polri yang menjabat di struktur pemerintahan Jokowi-Maruf:
Jendral (Purn) Budi Gunawan: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Baca Juga: PA 212 Mau Reuni Akbar Lagi, Kali Ini Tak Undang Prabowo
Komjen (Purn) Suhardi Alius : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Irjen Firli Bahuri: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komjen Heru Winarko: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Letjen Hinsa Siburian : Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Letjen Doni Monardo : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Marsekal Madya Bagus Puruhito : Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas).
Berita Terkait
-
Ngaku Tak Goyah Prabowo jadi Menhan, Fadli Zon Tetap Kritik Jokowi
-
PA 212 Mau Reuni Akbar Lagi, Kali Ini Tak Undang Prabowo
-
Guntur Romli Sebut KIM Formasi Tepat untuk Perangi Radikalisme Agama
-
Prabowo Ditantang Ajak UAS hingga Ustaz Hanan Attaki Ikrar Setia NKRI
-
Fadli Zon Klaim Pencetus Ide Supaya Prabowo Jabat Menhan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain