Suara.com - Pemerintah Turki menyatakan telah menangkap istri Abu Bakr al Baghdadi, kata Presiden Tayyip Erdogan pada Rabu (6/11), lebih sepekan setelah mantan pemimpin ISIS itu bunuh diri dalam penyerbuan oleh pasukan khusus Amerika Serikat.
"Amerika Serikat mengatakan Al Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai kampanye komunikasi mengenai ini," kata Erdogan.
"Tapi saya umumkannya di sini untuk pertama kali: Kami menangkap istrinya dan tidak membuat kehebohan seperti mereka. Pada saat yang sama kami juga menangkap adik perempuannya dan adik iparnya di Suriah," kata dia dalam pidato di Universitas Ankara. Ia tak memberi perincian.
Seorang pejabat senior Turki mengatakan awal pekan ini bahwa Turki telah menangkap saudara perempuan Al-Baghdadi, suaminya dan puteri mereka, dan berharap memperoleh informasi dari mereka tentang ISIS, walaupun Ankara tidak mengatakan informasi apa yang diperolehnya mengenai operasi-operasi kelompok itu.
Al Baghdadi memimpin kelompok garis keras itu dan menyatakan dirinya khalifah, serta menguasai kawasan-kawasan yang besar di Irak dan Suriah mulai 2014 hingga 2017 sebelum kendali ISIS dilumpuhkan koalisi pimpinan AS.
Para pemimpin dunia menyambut baik kematiannya, tetapi mereka dan pakar keamanan memperingatkan bahwa kelompok itu yang melakukan tindakan-tindakan bengis terhadap kelompok-kelompok minoritas masih merupakan ancaman keamanan di Suriah dan wilayah lainnya.
Bulan lalu Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dua istri Al-Baghdadi juga terbunuh dalam penyerbuan itu yang berlangsung bulan lalu.
Kelompok itu mengatakan pihaknya sudah mempunyai pengganti Al-Baghdadi, yang bernama Abu Ibrahim al-Hashemi al-Quraishi. Seorang pejabat AS mengatakan pekan lalu, Washington sedang meneliti pemimpin baru itu untuk menentukan asalnya. (Reuters/Antara)
Baca Juga: Turki Tangkap Rasmiya Awad, Kakak Pemimpin ISIS Al Baghdadi
Berita Terkait
-
Turki Tangkap Rasmiya Awad, Kakak Pemimpin ISIS Al Baghdadi
-
ISIS Punya Khalifah Baru, BNPT: Mereka Mati Satu, Tumbuh Banyak
-
Abu Bakar Al Baghdadi Tewas, ISIS Umumkan Nama Khalifah Baru
-
Bocorkan Posisi Al Baghdadi, Informan Diduga Terima Hadiah Rp 351 M
-
Kematian Al Baghdadi Diragukan Warga Suriah, Tak Lihat Jasadnya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting