Suara.com - MMW alias Meyti, seorang ibu berusia 35 tahun di Lingkungan I Kelurahan Woloan Satu, Kecamatan Tomohon Barat, Provinsi Sulawesi Utara, diduga melakukan tindak kekerasan terhadap dua anak kandungnya.
Pelaku diduga menganiaya dua anaknya yang masing-masing berusia tujuh dan sembilan tahun dengan cara mengikat tangan dan kaki keduanya.
Perbuatan pelaku tersebut terbongkar, setelah suaminya yang sedang berada di luar daerah membagikannya ke media sosial.
Polres Tomohon melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan.
Alhasil, seperti diberitakan Zonautara.com—jaringan Suara.com, Senin (18/11/2019), URC Totosik yang dipimpin langsung Komandan Tim (Katim) Bripka Yanny Watung berhasil mengamankan pelaku yang sedang dalam keadaan mabuk bersama kedua korban, di rumahnya, Minggu (17/11) malam.
Watung mengatakan, menurut keterangan pelapor, bahwa dirinya dan pelaku merupakan suami istri sah, sedangkan korban merupakan anak kandung dari keduanya.
“Saat ini pelapor berada di Toraja Provinsi Sulawesi Selatan karena sedang bekerja. Pelapor mengetahui perbuatan pelaku melalui foto yang dikirimkan pelaku ke pada pelapor via aplikasi massanger Facebook,” ujar Watung.
Sementara berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui mengikat kedua tangan dan kaki korban karena emosi dituduh berselingkuh oleh suaminya.
Setelah melakukan tindakannya, lanjut Watung, pelaku selanjutnya melakukan pesta miras bersama teman-temannya di rumah.
Baca Juga: Sadis! Ibu Siksa Anak yang Diadopsinya Selama Dua Tahun
“Pelaku dan korban telah diamankan di Mapolres Tomohon,” kata dia.
Berita Terkait
-
Detik-detik Terjadinya Gempa di Manado
-
Jadi Destinasi Super Prioritas, Ini 4 Tempat Wisata Eksotis di Likupang
-
Jadi Destinasi Super Prioritas, Begini Pesona Wisata Bahari di Likupang
-
5 Spot Cantik di Likupang, Surga Tropis Tersembunyi di Sulawesi Utara
-
Siswa SMK di Manado Tusuk Guru Agama di Sekolah hingga Tewas
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik