Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi yakin pihaknya mampu merampungkan pembahasan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 sebelum 30 November 2019. Target tersebut lebih cepat dari yang diperkirakan Pemprov DKI yakni 11 Desember 2019.
Prasetio mengatakan waktu yang ditargetkan itu sesuai dengan Undang-undang Pemerintah Daerah Pasal 312 ayat 1 yang mengatakan Raperda tentang APBD harus selesai satu bulan sebelum dimulainya tahun anggaran. Ia mengatakan pembahasan anggaran mulai 25 hingga 28 November sudah cukup.
"Selesai tanggal 29 November, kita paripurna langsung MoU di situ. Jadi 25-28 itu kita membahas. Saya rasa cukup itu waktunya," ujar Prasetio kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).
Prasetio mengaku yakin karena pembahasan anggaran di tingkat komisi telah rinci. Ia meyakini selanjutnya ketika dibawa ke Badan Anggaran (Banggar), maka pembahasannya bisa lebih cepat.
"Secara jadwal saya rasa kita bisa selesai. Karena kemarin kita melihat teman-teman di komisi semua kan sudah detail semua," jelasnya.
Selain itu, ia meminta agar semua anggota DPRD fokus dalam merampungkan pembahasan anggaran. Politikus PDI Perjuangan itu juga melarang anggotanya melakukan kunjungan kerja sampai saat pembahasan RAPBD.
"Kepada teman-teman fraksi, kunker ditiadakan selama pembahasan anggaran menjelang sampai tanggal 30. Pokoknya kita maksimalkan APBD. Tugas kita bukan kunker," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan RAPBD akan rampung pada 11 Desember. Ia menyebut waktu penetapan itu berdasarkan kesepakatan bersama Pemprov dan DPRD DKI.
Menurutnya pihak eksekutif dan legislatif akan berusaha agar target batas waktu itu tercapai.
Baca Juga: Mendagri Usul Pilkada Kembali Dipilih DPRD, Refly Harun: Itu Bukan Jawaban
"Barusan sudah disepakati bahwa paripurna APBD itu tanggal 11 (Desember). Nakanya tadi saya ingatkan supaya jadwal yang tadi kami sepakati itu harus ditepati bersama, baik eksekutif maupun legislatif," ujar Saefullah di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba