Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Jum'at, 29 November 2019 | 18:43 WIB
Panita acara Reuni 212 saat menggelar jumpa pers di Gedung DDII, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Suara.com - Panitia Maulid Akbar dan Reuni Mujahid 212 menargetkan lebih dari 1 juta orang hadir dalam acara yang bakal digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2019) mendatang.

Sekretaris Steering Comittee (SC) Acara Reuni 212, Slamet Maarif, mengatakan angka tersebut akan terus diperbaharui karena banyaknya peserta yang diklaim menyatakan untuk hadir dalam acara Reuni 212.

"Estimasi peserta kurang lebih 1 juta umat akan berkumpul. Kita akan terus update informasinya. Bisa kurang bisa lebih. Tahun lalu kita prediksinya 4,3 juta tapi berdasarkan laporan yang masuk malah 13 juta," kata Slamet dalam konferensi pers yang digelar di Gedung DDII, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Slamet menuturkan, dalam acara tersebut panitia akan membedakan menjadi dua kategori, yakni umum dan VIP.

Dalam reuni akbar 212 kali ini, Slamet memastikan tokoh politik tidak menjadi undangan VIP.

Justru para tokoh politik itulah yang secara inisiatif menyatakan hadir dalam acara tersebut.

"Untuk VIP karena keterbatasan panggung kami yang kami utamakan adalah ulama dan tokoh yang selama ini istiqomah bersama kami," tandasnya.

Komentar