Suara.com - Panitia Reuni 212 mengaku tidak mengundang Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke acara Maulid Akbar dan Reuni Mujahid 212 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Senin (2/11/2019). Alasannya tak undang ke acara tersebut karena Prabowo sedang berada di luar negeri.
Sekretaris Steering Comittee Reuni 212, Slamet Ma'arif mengatakan bahwa pihaknya memang tidak mengundang Prabowo secara khusus. Hanya saja pihaknya mendapatkan kabar bahwa Prabowo sedang bertugas di luar negeri ketika acara tersebut digelar.
"Kami dapat informasi salam dari pak Prabowo beliau ada di Turki," kata Slamet saat ditemui di Gedung DDII, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).
Slamet pun menjelaskan bahwa hubungan antar pihaknya dengan Prabowo tidak ada masalah setelah mantan Danjen Kopassus tersebut bergabung ke pemerintahan. Mengingat pernah berjuang bersama ketika Pemilihan Presiden 2019, Slamet menyatakan bahwa silahturahmi akan terus berjalan.
"Bagaimana pun kan kita pernah berjuang bersama, silaturahim tetap kita sambung, diundang enggak diundang (Prabowo) enggak bisa hadir," katanya.
Diketahui, Prabowo sedang berziarah ke makam Mustafa Kemal Ataturk, di Museum Anetkabir, Ankara, Turki. Ataturk adalah pendiri Republik Turki dan peletak dasar sekularisme di negara tersebut.
Dikutip Harianjogja.com--jaringan--Suara.com, ziarah tersebut dilakukan Prabowo di sela kunjungannya ke Turki untuk membicarakan kerja sama antarkedua negara di bidang pertahanan.
Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan ziarah tersebut sebagai kunjungan perdana Prabowo ke Turki setelah menjabat Menhan.
"Di makam Presiden pertama Turki tersebut, Menhan RI menuliskan rasa kagumnya terhadap Bapak Bangsa Turki yang telah menginspirasi semua bangsa yang ingin merdeka dan hidup berdaulat," kata Dahnil.
Baca Juga: Terbang ke Turki, Prabowo Ziarah ke Makam Bapak Sekulerisme Kemal Ataturk
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Diklaim Bakal Beri Pidato Sambutan Acara Reuni PA 212
-
Agar Hadir ke Reuni 212, FPI Klaim Mau Jemput Habib Rizieq di Arab
-
Terbang ke Turki, Prabowo Ziarah ke Makam Bapak Sekulerisme Kemal Ataturk
-
Polisi Belum Temukan Pergerakan Massa ke Jakarta Jelang Reuni Akbar 212
-
Seruan Petisi Online, Reuni 212 Disebut Agenda Politik Berjubah Agama
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?