Suara.com - Pimpinan militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dan Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Goliath Tabuni dan Lekagak Telenggen mengatakan bertanggungjawab atas peristiwa penembakan 8 anggota TNI di Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Hal ini disampaikan oleh juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam siaran pers yang dikeluarkan pada 19 Desember 2019.
"TPNPB-OPM lakukan penembakan karena TNI/POLRI telah lakukan penembakan membabi buta di perkampuangan masyarakat civil, dan akibat dari arogansi militer dan polisi Indonesia ini maka masyarakat civil mengungsi ke tempat-tempat aman wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua," kata Sebby.
Mereka juga mengatakan bahwa kehadiran militer dan polisi Indonesia yang berlebihan mengacaukan situasi dan suasana Natal, di Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Berdasarkan laporan TPNPB-OPM tersebut, TNI/Polri menerjunkan pasukan dari tanggal 14-16 Desember 2019. Baku tembak terjadi pada tanggal 16 Desember 2019 saat TPNPB-OPM sedang melakukan persiapan perayaan Natal.
Evakuasi jenazah 8 TNI dilakukan pada hari Selasa 17 Desember 2019 menggunakan helikopter TNI.
Sebby mengatakan, "Tanggal 19 Desember 2019, Pasukan Militer Indonesia dan Pasukan TPNPB-OPM sedang lakukan baku tembak di Ugimba mura, Italipa dan sekitarnya".
Sementara itu dikutip dari Antara, Jenazah dua prajurit TNI AD yang gugur di Kabupaten Intan Jaya akibat diserang oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata/KKSB pada Selasa (17/12), rencananya pada Kamis siang akan diterbangkan ke Medan dan Jakarta.
Informasi yang diperoleh Antara di Timika, Kamis, jenazah almahum Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky Ramadhan akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Timika pukul 11.20 WIT dengan tujuan Denpasar dan Jakarta.
Baca Juga: Mahasiswi Terkubur di Indekos, Pelakunya Mau Bunuh Diri saat Diciduk Polisi
Khusus untuk jenazah almarhum Lettu Erizal selanjutnya akan diterbangkan dengan pesawat yang sama dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Jakarta pada pukul 20.00 WIB menuju Bandara Kualanamu Medan.
Setiba di Medan, jenazah almarhum Lettu Erizal akan dibawa menggunakan ambulans menuju Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi untuk selanjutnya dilaksanakan pemakaman.
Adapun jenazah almarhum Serda Rizky Ramadhan setiba di Jakarta terlebih dahulu dibawa ke rumah duka dan selanjutnya dilaksanakan pemakaman di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta pada Jumat (20/12).
Seusai dibersihkan dan dikafani oleh petugas kamar jenazah RSUD Mimika, Rabu (18/12), jenazah kedua prajurit TNI AD tersebut dibawa ke Markas Batalyon Infanteri 754/ Eme Neme Kangasi Timika/Divisi III Kostrad untuk dilaksanakan persemayaman.
"Setelah dibersihkan dan dikafani oleh petugas kamar jenazah, jenazah kedua prajurit TNI ini dibawa ke Mayon, Distrik Kuala Kencana," ujar Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena.
Sejumlah pimpinan TNI hadir melayat jenazah kedua prajurit TNI yang gugur itu saat disemayamkan di Aula Markas Yonif 754/ENK, diantaranya Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Komandan Korem 174 Anim Ti Waninggap/ATW Merauke Brigjen TNI R Agus Abdurauf,
Berita Terkait
-
Ringkus 8 Anggota JAD, Polri: Mereka Perluas Jaringan di Papua
-
Jenazah Polisi Korban Penganiayaan di Yahukimo Papua Diterbangkan ke Riau
-
Seorang Polisi Tewas Dianiaya Warga di Yahukimo Papua
-
Jokowi dan Plate Dinilai Tak Serius Hadapi Gugatan Blokir Internet Papua
-
Menkopolhukam Mahfud MD: KKB di Papua Harus Dilakukan Pendekatan Keamanan
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari