Suara.com - Politikus Partai Demokrat Taufiqurrahman mengajak nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang menjadi korban kasus gagal bayar polis untuk turun ke jalan.
Ia bahkan bersedia memberikan sumbangan untuk demonstrasi terhadap kasus yang merugikan nasabah hingga Rp 12,4 triliun.
Hal ini disampaikan Taufiqurrahman dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya @taufiqrus pada Senin (30/12/2019).
"Nasabah korban Jiwasraya kan banyak ya, kalau semua turun demo kayaknya bagus, numplek semua di satu tempat," tulis mantan anggota DPRD DKI Jakarta tersebut.
Taufiqurrahman menambahkan, "Saya mau nyumbang air minum sama sewa mobil komando nya plus orasi sedikit,".
Ia pun meminta pengikutnya di Twitter untuk mengunggah ulang cuitan tersebut sampai demo benar-benar terjadi.
"Ada usulan titik demo nya dimana? RT sampe jadi beneran demo nya," tanya Taufiqurrahman.
Pantauan Suara.com, hingga Selasa (31/12) siang, cuitan Taufiqurrahman tersebut telah mendapat seribu like dan 625 retweet.
Untuk diketahui, kasus Jiwasraya mulai mencuat setelah banyak nasabah menggugat asuransi pelat merah tersebut.
Baca Juga: Malioboro Ditutup Total, Ini Rekayasa Lalin Tahun Baru
Menteri BUMN Erick Thohir kemudian menyerahkan gugatan tersebut kepada Kejaksaan.
Belakangan terungkap penyebab Jiwasraya tidak sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar) karena kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama.
Muncul dugaan Jiwasraya telah menginvestasikan dana premi nasabah ke saham-saham gorengan.
Berita Terkait
-
Diperiksa Kejagung soal Kisruh Jiwasraya, Petinggi OJK Hoesen Irit Komentar
-
Sudan Gantung 27 Orang Agen Intelijen Terkait Kematian Guru di Tahanan
-
Diperiksa 12 Jam Terkait Kasus Jiwasraya, Ini Pengakuan Bos Bancassurance
-
Kejagung Sebut Mantan Dirut Jiwasraya Datang dan Minta Diperiksa Hari Jumat
-
Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel dan 4 Berita Terpopuler Lainnya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan