Suara.com - Sebagian besar warga korban banjir di Kelurahan Cipinang Melayu tetap memilih bertahan di lokasi pengungsian. Pengungsian itu ada di Universitas Borobudur.
Meski saat ini banjir yang melanda kawasan itu pada Rabu (1/1/2020) hingga Kamis (2/1/2020) sudah surut.
"Pilih di sini saja dulu, mas. Takut hujan besar lagi," ujar Selasih (30) warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jumat (3/1/2020).
Hingga Jumat siang, tercatat total pengungsi akibat luapan Sungai Sunter yang mengungsi di Universitas Borobudur mencapai 926 jiwa dengan rincian 467 laki-laki dan 259 perempuan. Di antara ratusan itu, 51 orang merupakan lansia, 114 balita, dan delapan ibu hamil.
Namun dari mereka, sebagian ada yang pulang terlebih dahulu untuk mencari sisa-sisa barang berharga. Sementara untuk keperluan logistik di pengungsian, bantuan-bantuan dari instansi pemerintah maupun swasta terus berdatangan.
"Alhamdulillah kalau makanan sama pakaian ada, banyak bantuan juga, saya bersyukur sekali," ujar salah satu warga lain, Heni Sopiah (46).
Heni berserta empat anggota keluarganya memilih tetap bertahan dan belum memutuskan untuk pulang membersihkan rumah. Dia khawatir apabila telah dibersihkan dan hujan deras kembali mengguyur, rumahnya akan kembali dipenuhi lumpur.
Ia bercerita saat aliran sungai Sunter meluap, hanya butuh beberapa jam saja hingga air menggenangi setengah badan rumahnya. Kata dia, banjir ini termasuk yang paling besar yang terjadi di kawasan itu.
"Terakhir banjir 2017 tapi itu lama, berhari-hari hujannya. Sekarang sehari saja udah luput rumah saya," kata dia.
Baca Juga: Ratusan Korban Banjir Restorasi Surat Berharga di ANRI Hari Ini
Sementara itu, berdasarkan data dari BMKG memprediksi hujan lebat masih akan terjadi hingga Februari 2020. Bahkan, BMKG memperkirakan, beberapa hari ke depan Jakarta akan diguyur hujan ekstrem. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Korban Banjir Restorasi Surat Berharga di ANRI Hari Ini
-
Terungkap Penyebab Terbakarnya SPBU Shell saat Jakarta Dikepung Banjir
-
Bogor Mulai Mendung, Debit Air Bendengan Katulampa Masih Normal
-
PLN Pastikan Listrik Jakarta Normal Kembali Usai Salat Jumat
-
Pesawat Casa dan CN 295 Sebar 3,2 Ton Garam Rekayasa Cuaca Jabodetabek
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan