Suara.com - Lelaki bernama Felix alias F (40), pengemudi mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2128 BBI, sempat dikejar hingga dilempar batu oleh warga, kekinian telah selesai diperiksa polisi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Felix kedapatan mencuri sabun pembersih wajah di Family Mart Kemang.
Kapolsek Mampang Prapatan Komisaris Sujarwo mengatakan, Felix nekat mencuri karena depresi. Meski berlatar belakang memunyai ekonomi mapan, dia belum bekerja.
"(Alasan mencuri) ya hanya depresi saja. Kan logikanya orang pakai mobil tapi kok mengambilnya itu (sabun muka)," kata Sujarwo kepada wartawan, Kamis (9/1/2020).
"Dia itu rupanya karena memang dalam posisi yang mapan ekonomi rupanya masih singel. Dia kacau mencari kerjaan dan depresi, itu saja karena depresi," sambungnya.
Aksi pencurian yang dilakukan oleh Felix ternyata terpergok warga. Sontak ia kabur sehingga menjadi bulan-bulanan massa yang geram atas ulah Felix.
Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Iptu Sigit Ari mengatakan, F dikejar warga dari Kemang hingga kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Aksi F pertama kali diketahui oleh karyawan Family Mart.
"Yang penjaga Family Mart itu, penjaganya langsung mengejar dan langsung teriak maling," ungkap Sigit.
Selanjutnya, sejumlah pengojek online membantu warga untuk memburu F. Bahkan, saat sampai di kawasan Cilandak, kaca mobil F pecah akibat lemparan batu.
Baca Juga: Viral Pengemudi Innova di Kemang Diteriaki Maling, Polisi Turun Tangan
"Terus akhirnya dikejar sama ojol dan kejadian itu di daerah Cilandak, itu kejadiannya yang di Instagram itu di Jalan Pelita Abdul Majid, kan diberhentikannya di situ sama ojol kan dan dipecahin segala macam," tambah Sigit.
Polisi sudah menetapkan Felix sebagai tersangka. Atas perbuatannya, dia dijerat dengan Pasal 362 KUHP.
Sebelumnya, satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2128 BBI dikejar hingga dilempar batu oleh warga di tanjakan Antasari, Jalan H Tolib, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).
Insiden tersebut viral di media sosial lewat unggahan video akun Instagram @jurnalis169.
Dalam unggahan tersebut, mobil berhasil melarikan diri dari kejaran warga. Salah satu warga juga sempat berteriak bahwa pengemudi mobil adalah maling.
Berita Terkait
-
Pengemudi Avanza yang Dirusak Ojol dan Disangka Maling Diamankan Polisi
-
Viral Pengemudi Innova di Kemang Diteriaki Maling, Polisi Turun Tangan
-
Mobil Avanza Dikejar Warga di Kemang Jakarta Selatan, Diduga Maling
-
Anak Ayu Azhari Ditangkap Polisi, Suplai Senjata Koboi Lamborghini Kemang
-
Anies Sebut Kemang Bebas Banjir, Vokalis Seringai: Pakai Drugs Apa Nih
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik