Suara.com - Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik menilai PDI Perjuangan bukan partai biasa. Partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri itu dinilai telah berhasil memiting lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Hal itu diungkapkan oleh Rachland melalui akun Twitter miliknya @rachlandnashidik.
"Partai Banteng bukan kaleng-kaleng," kata Rachland seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/1/2020).
Ia membuat cuitan berisi perjalanan kasus suap Wahyu Setiawan yang diduga menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Mulai dari politisi PDI Perjuangan Harun Masiku yang menyuap Wahyu kabur dua hari sebelum OTT KPK pada Rabu (8/1/2020) hingga penggeledahan kantor DPP PDIP yang batal dilakukan.
"Dua hari sebelum OTT, Harun sudah kabur. Penggeledahan diumumkan akan dilakukan minggu depan setelah Dewan Pengawas menyetujui," ungkap Rachland.
"Penggeledahan digagalkan satpam. Penggerebekan ditangkis di Kampus Ilmu Kepolisian, penyidiknya balik disekap," imbuh Rachland.
Rachland menyindir partai berlambang banteng itu sebagai partai yang paling banyak diincar oleh para calon pimpinan daerah. Sebab, partai pemenang Pemilu 2019 ini telah sukses memiting KPK.
"Para calon pimpinan daerah mana yang tak mau antre jadi kader, setelah partai ini unjuk diri sukses memiting KPK?" sindirnya.
Untuk diketahui, Wahyu Setiawan terjaring dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (8/1/2020). Wahyu Setiawan terbukti melakukan suap penggantian anggota DPR Pengganti Antarwaktu (PAW) 2019-2024.
Baca Juga: Bak Presiden, Kaisar Kerajaan Agung Sejagat Bikin Dekrit Melalui Prasasti
Tak hanya Wahyu Setiawan saja yang terjaring dalam OTT KPK dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Eks anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina (ATF) yang merupakan orang kepercayaan Wahyu turut diciduk.
Selain Wahyu dan Agustiani, anggota DPR RI dari PDIP, Harun Masiku dan Saeful Bahri staf sekjen PDIP juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Keduanya berperan sebagai pemberi suap.
Berita Terkait
-
Wahyu Setiawan Terjerat Suap, KPU Siapkan Juknis Bagi Penyelenggara Pemilu
-
Kantor DPP PDIP Target Penggeledahan Berikutnya? KPK: Kami Punya Strategi
-
Tak Temukan Uang, KPK Sita Dokumen Penting di Rumah dan Ruang Kerja Wahyu
-
Mau Geledah DPP PDIP Tapi Belum Izin Dewas, Arteria Dahlan: KPK Tak Taat
-
Istana: Presiden Jokowi Tak Akan Melindungi Sekjen PDIP Hasto
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan