Suara.com - Polisi meringkus warga negara Amerika Serikat berinisial L dan rekannya, J karena dianggap menyebarkan ajaran Saksi Yehuwa kepada warga Lorong Gotong Royong, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi.
Penangkapan itu dilakukan karena warga sekitar sangat resah dengan kedua warga negara asing itu. Kedua misionaris sekte Saksi Yehuwa itu akhirnya dijemput petugas untuk dibawa ke Polsek Telanaipura, Rabu (22/1/2020) kemarin.
“Ya benar, kami mengamankannya Rabu kemarin dan memintakan keterangan terhadap dua orang yang dilaporkan oleh masyarakat di sekitaran Jalan Gotong Royong karena dianggap meresahkan warga,” ujar Kapolsek Telanaipura AKP Yumika seperti dikutip dari Jambiseru.com--jaringan Suara.com, Kamis (23/1/2020).
Dari laporan warga, kata Yumika, kedua WNA itu sering menyebarkan selebaran atau brosur dan mengenalkan laman JW.ORG mengenai ajaran Saksi Yehuwa kepada warga.
Terkait penangkapan ini, kata Yumika, polisi sedang mendalami terkait ajaran apa dan apa yang mereka sampaikan ke warga tersebut.
"Bagaimana ini bisa meresahkan masyarakat, tidak bisa menerima apa yang mereka sampaikan,” kata dia.
Dari catatan kepolisian, kedua misionaris itu sejak tiga tahun lalu telah menetap di Jambi. Menurut Yumika, kasus ini sudah ditangani pihak Kesbangpol Provinsi Jambi.
"Kami tengah berkoordinasi dengan satuan atas, Kesbangpol, pihak imigrasi, karena salah satunya adalah warga negara asing," kata dia.
Baca Juga: Polisi Tantang Ananda Badudu: Jangan Cuma Bicara, Silakan Lapor
Berita Terkait
-
Bikin Skenario Usai Bunuh Tante dan Sepupu, Ponakan Pura-pura Lapor Polisi
-
Aksi Keji Ponakan, Tembak Kepala Tantenya dan Bekap Sepupu Pakai Bantal
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Sadis Anak dan Ibu di Muaro Jambi
-
Anak dan Ibu Ditemukan Tak Bernyawa di Jambi, Polisi Temukan Luka Tusukan
-
Hindari Razia Narkoba, Dita Terjatuh dari Motor Lalu Ditinggal Kabur Suami
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik