Suara.com - Seorang pria berusia 60 tahun meninggal dunia akibat terkena serangan jantung di China Town Sydney, Australia. Warga yang melihat pria itu terjatuh secara tiba-tiba enggan menolongnya hingga pria itu meninggal dunia.
Dialihbahasakan dari Daily Telegraph, Kamis (30/1/2020), pria itu tiba-tiba jatuh pingsan di sebuah restoran di China Town Sydney pada Selasa (28/1/2020) malam waktu setempat. Warga yang menyaksikan pria itu terjatuh secara tiba-tiba tak berani menolongnya karena menduga pria itu terinfeksi virus corona.
Akibatnya, pria malang itu meninggal dunia tak lama setelah pingsan di restoran tersebut. Pihak kepolisian Kota Sydney dan tim medis langsung datang ke lokasi.
"Petugas melakukan CPR pada pria berusia 60 tahun itu yang diyakini menderita medical episode," kata seorang juru bicara kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, pria itu meninggal di tempat. Tak ada tanda mencurigakan dalam kasus wafatnya pria itu.
Penyebab warga sekitar enggan menolong pria itu diduga setelah menyaksikan video orang-orang terjatuh di tempat umum di Tiongkok akibat terinfeksi virus corona. Sehingga, muncul ketakutan dalam diri mereka ikut terinfeksi virus tersebut.
Hingga kini ada tujuh kasus virus corona yang dikonfirmasi di Australia, diantaranya ada empat kasus di New South Wales, dua kasus di Victoria dan satu kasus di Queensland.
Korban kematian akibat epidemi virus corona di China dilaporkan terus meningkat. Hingga Kamis (30/1/2020) korban tewas telah mencapai 170 orang dan lebih dari 1.700 infeksi baru terkonfirmasi, demikian laporan pemerintah setempat.
Disadur dari laman Channel News Asia, Kamis pagi, sebanyak 37 dari dari 38 kematian baru terjadi di Provinsi Hubei yang merupakan pusat penyebaran penyakit menular yang menyebabkan meningkatnya ketakutan secara global itu. Kematian lain terjadi di Provinsi Sichuan barat daya, kata pemerintah pusat di China.
Baca Juga: Luthfi Divonis 4 Bulan Penjara, Ibu Nurhayati Senang Anaknya Bisa Bebas
Berita Terkait
-
Mau Evakuasi WNI di Wuhan, RI Tunggu Giliran Bisa Masuk ke Daerah Terdampak
-
Kumpul di Halim, Menteri-menteri Lapor Nasib WNI di China ke Jokowi
-
Bandara Ahmad Yani Klaim Punya Ruang Antivirus Corona Pertama di Indonesia
-
Jokowi Libatkan TNI untuk Evakuasi WNI di Wuhan, Ini Alasannya
-
Virus Corona Masuk Filipina, Dibawa Perempuan China dari Wuhan
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
DPR Bongkar Fakta Pembahasan UU KPK, Jokowi Mau 'Cuci Tangan'?
-
Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Ramadan, Warga DIY Diimbau Tidak Padusan di Pantai dan Sungai
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Cak Imin Sebut Masih Ada Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan, Apa Alasannya?
-
Bawa Misi Palestina ke Board of Peace, Komisi I DPR Beri 3 Pesan Penting untuk Prabowo
-
Israel Masuk Dewan Perdamaian Trump, Koalisi Desak Indonesia Mundur dari BoP
-
Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap
-
Kemensos: 40 Ribu Peserta BPJS PBI Direaktivasi, 2 Ribu Beralih Bayar Iuran Sendiri
-
Operasi Pekat Pulogadung, Satpol PP Sita 25 Botol Miras dan Amankan PPKS
-
Imlek 2026, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Vihara