Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengucapkan salam perpisahan dengan nada marah setelah Inggris resmi keluar dari Uni Eropa, Sabtu (1/2/2020).
Emmanuel Macron berduka dan menyebut perpisahan dengan Inggris sebagai "hari yang menyedihkan".
Dilaporkan Dailymail, Sabtu (1/2), dalam pidato yang disiarkan televisi, di Istana Elysee, Macron mengatakan, "Pada tengah malam, untuk pertama kalinya dalam 70 tahun, sebuah negara akan meninggalkan Uni Eropa.
Menurutnya, ini adalah sinyal alarm bersejarah yang harus didengar oleh masing-masing negara anggota Uni Eropa.
Macron menambahkan, "Eropa hanya bisa maju jika kita melakukan reformasi secara mendalam, untuk membuatnya lebih berdaulat, lebih demokratis, lebih dekat dengan warga negara kita. Sehingga keinginan untuk meninggalkan Eropa tidak akan pernah lagi menjadi respons terhadap kesulitan hari ini".
Dalam pidato itu, Presiden Prancis marah kepada para penggagas Brexit, yang mana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson adalah tokohnya. Macron berpendapat Boris Johnson telah menyesatkan pemilih Inggris.
"Kampanye Brexit pada 2016 terdiri dari kebohongan, berlebihan dan penyederhanaan. Kita harus selalu ingat kebohongan apa yang bisa mengarah pada demokrasi kita," kata Macron.
Dia mengatakan kepada warga Inggris untuk menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak akan lagi mendapatkan hak yang sama seperti saat dulu menjadi anggota Uni Eropa.
Macron berkata: "Kita tidak bisa berada di dalam dan di luar. Rakyat Inggris telah memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Mereka tidak akan lagi memiliki tugas yang sama dan karenanya tidak lagi memiliki hak yang sama."
Baca Juga: Isyana Sarasvati Joget Burung di Acara Siraman Jelang Dinikahi Rayhan
Perdana Menteri Prancis akan menjadi pemain sentral dalam negosiasi perdagangan yang akan datang antara UE dan Inggris.
Ia berjanji bakal mengunjungi Inggris segera untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan