Suara.com - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menaruh rasa hormat kepada sosok pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang mengikuti semua prosesi pemakaman Kiai Haji Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (3/2/2020).
Menurut Lukman, Hotman mengikuti proses pemakanan Kiai Haji Salahuddin Wahid atau Gus Sholah dari awal sampai akhir.
"Saya respek kepada Pak Hotman Paris yang tak hanya ikut menunggui jenazah KH Salahuddin Wahid saat dishalatkan berulang kali di rumah kasepuhan," tulis Lukman dalam akun Twitter pribadinya @lukmansaifuddin, Selasa (4/2/2020).
Hotman, menurut cerita Lukman, berada di tepi liang lahat makam Gus Sholah hingga proses penguburan selesai.
"Lelaki berjas lengkap dan berdasi itu juga sejak awal berada di tepi liang lahat hingga prosesi penguburan selesai," ungkap Lukman.
Eks Menag ini juga melampirkan unggahan dari akun Twitter resmi Nahdlatul Ulama. Dalam unggahan itu tampak foto Hotman Paris yang terlihat duduk di saf paling belakang saat para ulama dan kyai lainnya sedang salat.
Cuitan Lukman ini mendapat banyak respons warganet. Lebih dari 1.800 like dan 480 retweet telah ada di unggahan tersebut.
Seorang warganet membenarkan cerita Lukman Hakim Saifuddin tersebut. Akun Twitter @Yoyokw__ memperlihatkan foto saat Hotman berada di dekat liang lahat sahabatnya.
"Hotman Paris, salut bang yang kemarin ikut mengangkat karung yang berisi tanah untuk prosesi pemakaman terakhir," tulis @Yoyokw__ dalam kolom komentar.
Baca Juga: Bahas Persiapan PON 2020 di Papua, DPR Gelar Rapat Gabungan Tertutup
Sebelumnya, ketika menunggu kedatangan jenazah Gus Sholah, Hotman dihidangkan makanan dan dipersilakan makan sementara yang lainnya sedang salat Zuhur.
"Netizen jangan nyinyir dulu! Sebelum tiba jenazah Gus Solah maka para Kyai sholat dzhuhur di rumah peninggalan pendiri NU (Hasyim Asy’ari). Hotman sudah mau keluar ruangan tapi oleh para kyai disuruh duduk dan dikasi makan," tulis Hotman.
Ketika jenazah Gus Sholah dibawa keluar ruangan, Hotman ikut mengawal. Ia berdiri di samping pintu untuk memberi jalan.
Sesaat kemudian, sang pengacara terlihat bersalaman dengan Lukman Hakim Saifuddin yang keluar dari pintu.
Momen ini terekam dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadik milik Hotman Paris.
Hotman yang memakai jas berdiri di depan para santri. Ia membentengi kerumuman santri agar tidak menghalangi jalan untuk keranda jenazah Gus Sholah.
Berita Terkait
-
5 Aksi Hotman Paris saat Melayat Gus Sholah di Tebuireng Jadi Sorotan
-
Hotman Paris Jadi Sorotan Saat Melayat di Kediaman Gus Sholah
-
Pelayat Gus Sholah Salat Zuhur, Hotman Diminta Kiai Makan di Saf Belakang
-
Sebelum Wafat, Gus Sholah Sampaikan Hal Ini Kepada Gus Mus
-
Tangis Khofifah Pecah saat Pemakaman Gus Sholah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
-
Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu, Kalah dari Petugas Partai: DPR Usul Pembayaran dari APBN Saja
-
Dalami Pemerasan Eks Bupati Pati Sudewo, 3 Orang Perangkat Desa Diperiksa Penyidik KPK