Suara.com - Sebanyak 61 gardu PLN masih mati atau belum berfungsi karena terendam banjir Jakarta. Banjir yang terjadi di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) kemarin (25/2/2020) menyebabkan sejumlah gardu listrik dipadamkan.
Hanya saja sebanyak 1.096 gardu listrik telah kembali normal. Sebanyak 1.157 gardu distribusi listrik terdampak banjir, 1.096 gardu di antaranya telah kembali normal di kawasan wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
"Sebanyak 326 gardu listrik tidak dioperasikan untuk menyalurkan energi listrik ke pelanggan sementara waktu, hal ini dilakukan demi keselamatan bersama," kata Manager Komunikasi PLN UID Jakarta Raya, Dita Artsana.
Hujan yang mengguyur Jakarta dan sejak Senin (24/2/2020) malam mengakibatkan beberapa jalan tergenang dan banjir.
Demi menjaga keselamatan warga yang sedang mengalami banjir, petugas PLN mulai memutus aliran listriknya ke lokasi-lokasi yang terendam banjir demi keselamatan masyarakat.
Kepada masyarakat yang sedang terdampak banjir, pihaknya mengimbau untuk dapat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB).
Selain itu warga juga diarahkan untuk mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman serta dapat menghubungi Pusat Informasi 123 atau kantor PLN terdekat untuk memadamkan daerah terdampak banjir. (Antara)
Berita Terkait
-
BPPT Gagal Cegah Hujan Besar di Jakarta Malam Ini
-
BPBD: 5 Persen RW di Jakarta Masih Banjir Hari Ini, Bidara Cina 1,5 Meter
-
Taufiqurrahman: Banjir Bukan Hanya Tanggungan Anies Baswedan, Tapi...
-
2 Bulan 5 Kali Kebanjiran, Warga Cipinang Minta Anies Ikuti Ahok
-
LIVE STREAMING: Situasi Terkini Pasca Banjir di Bidara Cina Jakarta Timur
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun