Suara.com - Publik dibuat heboh dengan beredarnya pesan berantai sejumlah foto tangkapan layar sebuah pemberitaan tentang banjir Jakarta. Berita tersebut berjudul 'Jakarta Banjir, Ketia DPRD Temukan Fakta Mengejutkan di Bawah Trotoar'.
Selain tangkapan layar pemberitaan tersebut, ada pula sejumlah foto dan video penampakan saluran air yang dipenuhi karung-karung berisi pasir. Muncul persepsi di kalangan masyarakat bahwa penyebab banjir ibu kota lantaran keberadaan karung pasir di saluran air.
Benarkan pesan berantai tersebut?
Penjelasan
Dari hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (27/2/2020), pemberitaan dengan judul 'Jakarta Banjir, Ketia DPRD Temukan Fakta Mengejutkan di Bawah Trotoar' merupakan salah satu artikel yang dimuat media IDN Times. Dalam artikel tersebut membahas mengenai penyebab saluran air tersumbat.
Isi artikel seputar saluran air tersebut tidak ada kaitannya dengan foto dan video yang diunggah dalam pesan berantai. Foto dan video tersebut berkaitan dengan manhole saluran utilitas.
Dalam artikel yang dimuat di IDN Times, disebutkan bahwa Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai penyebab banjir lantaran saluran air di bawah trotoar tersumbat. Alhasil, saluran tersebut tidak dapat mengalirkan air hujan.
Sementara itu, foto dan video yang dimaksud adalah boks utilitas, bukan saluran air. Sesuai dengan prosedur, boks utilitas harus diisi dengan karung berisi pasir untuk menjaga agar boks tidak patah saat dilalui kendaraan bertonase berat.
Akun resmi Twitter @BinaMargaDKI juga mengunggah beberapa video penampakan proses pengerjaan boks utilitas. Proses penimbunan karung berisi pasir memang sudah menjadi Standard Operational Procedure yang ada.
Baca Juga: Ditolak Arab Saudi, Bos Garuda: Bagi yang Baru Umrah Ini Pukulan Berat
Kesimpulan
Isi artikel dengan foto dan video yang beredar di jejaring WhatsApp tidak saling berkaitan. Isi artikel memuat seputar saluran air, sementara foto dan video memuat tentang manhole saluran utilitas.
Berita Terkait
-
DPRD Bikin Pansus Banjir, Anies Baswedan: Air kan Sudah Surut
-
CEK FAKTA: Jokowi Ucapkan Salam Pancasila saat Salat?
-
Gubernur Santai Saja, saat Banjir, Warga Jakarta Masih 'Happy' Main TikTok
-
Menarik, Ini Pembelaan Sandiaga Uno soal Anies Baswedan Gagal Atasi Banjir
-
PDIP: Anies Baswedan Lamban Atasi Banjir dan Kiblatnya Gak Jelas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar