Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan konsultasi dengan Pemerintah Vietnam. Negara tersebut telah berhasil mengobati seluruh pasien di negaranya yang terinfeksi virus corona hingga sembuh.
Hal itu disampaikan oleh Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @fedinandhaean2. Ferdinand meminta Kemenkes bisa belajar dari Vietnam.
"Saya sarankan @KemenkesRI agar segera konsultasi dengan pihak Vietnam terkait pengobatan yang mereka lakukan," kata Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/3/2020).
Ferdinand berharap agar pemerintah bisa segera mempelajari cara-cara Vietnam mengobati pasien virus corona. Sehingga penyebaran virus di Indonesia bisa dihentikan.
Laporan dari Vietnam tersebut tentu membawa angin segar untuk dunia. Saat ini seluruh penjuru dunia dilanda kekhawatiran akibat merebaknya virus mematikan tersebut.
"Berita baik untuk dunia," ujarnya.
16 Pasien Corona di Vietnam Sembuh
Dialihbahasakan dari Aljazeera, sebanyak 16 orang yang sebelumnya dinyatakan positif terjangkit virus corona telah diizinkan keluar dari rumah sakit. Mereka telah dinyatakan sembuh dari virus yang bersumber dari Kota Wuhan, China itu.
Vietnam melaporkan kasus pertama virus corona pada 1 Februari 2020. Pemerintah Vietnam sempat melakukan isolasi di sebuah desa di utara Hanoi selama 20 hari.
Baca Juga: Warga Selo Boyolali Saksikan Kilat Saat Gunung Merapi Erupsi
Wakil Perdana Menteri Vietnam Vu Duc Dam menyatakan jajarannya telah berhasil memerangi virus corona. Hingga Jumat (28/2/2020), pemerintah setempat telah mendeteksi tidak adanya kasus infeksi virus corona baru.
"Jika menghadapi COVID-19 adalah perang, kami sudah memenangkan perang putaran pertama. Tetapi, situasinya bisa sangat tidak terduga," kata Vu Duc Dam.
Berita Terkait
-
Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119
-
Angkasa Pura II Tak Terima Disebut Lakukan Pengawasan Corona Ala Kadarnya
-
Dampak Covid-19: Footshake Viral, Festival Bunga Sakura di Jepang Batal
-
2 Warga Positif Corona, Penumpang KRL Depok Ramai-ramai Kenakan Masker
-
Banyak yang Kecele, RS Pondok Indah Kena Dampak Kabar Corona Covid-19
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing