News / Internasional
Selasa, 03 Maret 2020 | 16:33 WIB
Warga di Kota Wuhan tergeletak di jalanan diduga tewas karena virus corona, foto diambil pada Kamis (30/1/2020). (Foto: AFP / Hector Retamal)

Suara.com - Ma Jianguo, 23, warga desa di kota Shitouzhai divonis hukuman mati atas pembunuhan yang dilakukannya.

Ia membunuh dua pejabat pemerintah, Zhang Guizhou dan Li Minguo yang menjaga blokade virus corona.

Dikutip dari Dailymail, Senin (2/3/2020), pengadilan di Provinsi Yunnan menyatakan Jianguo bersalah atas pembunuhan yang disengaja. Ia dijatuhi hukuman mati pada persidangan pertamanya kemarin.

Menurut sebuah pernyataan dari Pengadilan Rakyat Menengah di Prefektur Honghe, Jianguo menyerang kedua petugas pada 6 Februari di sebuah pos pemeriksaan di kota Shitouzhai.

Pemerintah setempat telah mengatur barikade untuk mengendalikan kendaraan yang melintas sehari sebelumnya. Blokade ini untuk membatasi penyebaran virus corona.

Saat itu, Jianguo bersama penumpangnya, Ma Kelong, mengendarai mobil van kecil.

Kelong turun dari kendaraan dan mencoba memindahkan penghalang jalan. Ia mengabaikan petugas yang mendesaknya untuk tidak melakukannya.

Sebagai seorang petugas, Zhang Guizhou, mencoba merekam perilaku melanggar hukum Kelong dengan ponselnya. Jianguo menjadi sangat marah.

Dia mengambil pisau lipat, yang telah dibawanya, dan berulang kali menikam perut Zhang.

Baca Juga: Range Rover Tabrak Driver Ojol Perempuan, Pengemudinya Masih SMA

Ilustrasi blokade jalan

Petugas lain, Li Minguo bergegas untuk turun tangan. Jianguo juga menikam Li di perut beberapa kali.

Zhang adalah seorang pejabat pengentasan kemiskinan yang dikirim ke wilayah itu oleh biro keuangan Kabupaten Honghe dan Li adalah seorang pejabat Kotapraja Shitouzhai.

Pengadilan mengatakan Jianguo harus dihukum berat karena dia mengabaikan peraturan darurat yang relevan yang diaktifkan oleh pemerintah setelah krisis kesehatan masyarakat.

Jianguo mengakui kesalahannya, namun pengadilan menganggap tindakannya sangat jahat. Rincian kejahatannya sangat mengerikan dan konsekuensi dari kasus itu 'sangat serius'.

Virus Corona di China

Virus corona baru (COVID-19) telah menewaskan sedikitnya 2.912 orang dan menginfeksi lebih dari 80.000 di China.

Load More