News / Metropolitan
Selasa, 03 Maret 2020 | 16:24 WIB
Penampakan aktivitas penumpan di Terminal Blok M, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Sejak resmi diumumkan ada WNI yang terjangkit virus Carona, aktivitas warga termasuk di Terminal Blok M, Jakarta Selatan pada Selasa (3/3/2020) tidak ada yang berubah.

Pantuan Suara.com, masyarakat tetap berlalu lalang untuk menaiki angkuta umum di salah satu terminal besar di Ibu Kota tersebut.

Zul seorang penumpang bus Damri jurusan Blok M - Bandara Soetta menanggapi tenang perihal merebaknya Corona hingga ada status waspada di Jakarta.

Penampakan aktivitas penumpang di kawasan Terminal Blok M, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian).

"Iya biasa-biasa aja, gak ada yang berubah," kat Zul saat ditemui Suara.com.

Alasan Zul mendatangi Terimal Blok M ini karena hendak menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkarang untuk melakukan penerbangan ke Batam, Kepulauan Riau.

Dia pun mengaku tak khawatir meski pemerintah telah mengumumkan jika virus yang berasal dari negara China itu telah mewabah ke tanah air.

Penampakan aktivitas penumpang di dalam bus di Terminal Blok M, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian).

"Hidup dan mati sudah diatur, kita waspada aja," kata dia.

Sebelumnya, Misbakun, salah satu seorang petugas di bagian keberangkatan bus Damri jurusan Blok M - Bandara Soekarno-Hatta mengaku bahwa ada dampak yang ditimbulkan akibat Corona, yakni mulai menurunnya jumlah penumpang.

Menurutnya, penurunan jumlah penumpang sudah mulai terasa sejak Februari 2020, terutama mereka yang menuju ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan penerbangan internasional.

Baca Juga: Corona Sudah Masuk ke Indonesia, Atlet Pelatnas PBSI Diminta Hindari Mal

Dia mengatakan, jumlah penumpang semakin menurun imbas dari pemberitaan ada 2 WNI yang terjangkit virus corona.

"Iya dari sebelumnya sudah 90 persen sekarang turun lagi 5 persen. Jadi jumlah penumpang hanya 85 persen dari sebelumnya. Itu sudah mulai pas berita-berita Corona. Jadi sebelum masuk (Corona masuk ke Indonesia) sini, sudah turun," kata Misbakun ditemui di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

Sedangkan untuk penumpang bus antarkota masih relatif normal tidak terpengaruh dengan virus Corona. Misbakun menilai hal tersebut lebih karena penumpang bus antarkota yang mayoritas merupakan pekerja.

"Mereka yang kerja di sini. Jadi sore pulang atau nanti setiap kamis dan jumat mulai pulang, ramai. Jadi gak ngaruh untuk antarkota," ujarnya.

Load More