Masih di unggahan yang sama. Jonathan menyebut pelaku pemukulannya sebagai pengecut karena tidak berani bertarung satu lawan satu.
"Dan jika kamu berpikir berantam dengan seseorang yang berukuran lebih kecil ketimbang kamu menjadikanmu seorang pria besar, itu tidak," tulis dia.
Jonathan mengatakan, "Itu hanya membuat setiap orang dari kalian seorang pengecut yang tidak memiliki nyali untuk mengambil seseorang dalam satu lawan satu."
Jonathan mengunggah foto wajah dia setelah serangan. Terlihat dalam foto tersebut, wajahnya berlumuran darah. Matanya memar dan bengkak.
Pengguna Facebook berharap Jonathan cepat pulih setelah serangan mengerikan dan berharap para penyerangnya dibawa ke pengadilan.
Juru bicara Met Police mengatakan serangan bermuatan rasisme terjadi di Oxford Street dekat stasiun Tottenham Court Road sekitar pukul 21.15 waktu setempat pada 24 Februari.
Polisi mengatakan belum ada penangkapan. Namun, mereka berusaha mengidentifikasi tersangka melalui penyelidikan dan rekaman CCTV.
Berita Terkait
-
Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta
-
Punya Kemauan Besar, Meghan Markle Ingin Bintangi Film Superhero
-
Pamit dari Inggris, Harry dan Meghan Lebih Mungkin Diganggu Paparazi?
-
Wow, Meghan Markle Tak Punya Akses untuk Fasilitas Mewah Kerajaan Inggris
-
Redam Panik, Pemerintah Singapura Berikan Masker Secara Gratis
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam