Suara.com - Seorang lelaki bernama Roland (38) alias AR terpaksa harus berurusan dengan hukum lantaran tega melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak kandungnya.
Warga yang tinggal di Jalan Andi Tonro Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Sulawesi Selatan dibekuk polisi pada Kamis (5/4/2020).
Akibat penganiayaan yang dilakukan sang ayah, korban berinisial RH (15) mengalami pembengkakan dan luka memar pada bagian wajah dan mata sebelah kiri.
Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus seperti diwartawakan Makassar Terkini--jaringan Suara.com, Kamis (5/3/2020), mengatakan kejadian penganiayaan terjadi pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 18.00 wita di Jalan Andi Tonro 4 lrg. 4 Kelurahan Pa’baeng – Baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar.
Terkait penangkapan itu, polisi masih mendalami keterangan Roland soal motifnya memukuli anak kandungnya dengan tangan kosong.
Bahkan, korban dianiaya dengan menggunakan kunci sepeda motor sehingga mengalami luka memar pada wajah serta bagian mata sebelah kiri korban.
Mendapat laporan tersebut, resmob Polsek Tamalate yang dipimpin Panit reskrim Ipda Abdul Latif langsung menuju ke TKP di Jalan Andi Tonro 4 serta mengamankan pelaku lelaki AR alias Roland.
Kini pelaku telah berada di Polsek Tamalate guna penyidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Gegara Daftar Hadir, 3 Pelajar Nekat Aniaya Guru di Kelas hingga Luka Berat
Berita Terkait
-
Diseret lalu Diikat di Dapur, Suami Tusuk Kelamin Istrinya Pakai Kayu
-
Jengkel Tak Disambut Istri Sepulang Kerja, Sholikin Malah Hajar Tetangganya
-
Diduga Menyekap dan Menganiaya, Bos Perusahaan e-Commerce Mau Dipolisikan
-
Pukul dan Tendang Ibu Kandung, Jebolan The Voice Indonesia Diciduk Polisi
-
Setiap Habis Berlaku Kasar, Kakak Chelsea Olivia Langsung Obati Istri
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas