Suara.com - Konten pornografi bertema virus corona muncul di sejumlah situs dewasa. Fenomena ini kekinian viral di tengah merebaknya wabah virus corona Covid-19 yang mengancam warga dunia.
Tercatat ratusan konten porno telah diunggah ke situs dewasa populer. Seperti video berjudul "Bodycam Footage (Agen CDC) Investigates Deserted Wuhan" yang muncul di situs YouTube.
Dialihbahasakan dari Vice, Jumat (6/3/2020), hasil penelusuran di situs populer Pornhub, menemukan 112 video dewasa bertema virus corona. Sedangkan di laman xHamster, ada empat konten yang masuk dalam pencarian tersebut.
Para aktor yang terlibat dalam pembuatan konten itupun terlihat memakai baju hazmat, masker dan jas rumah sakit. Mereka kebanyakan melakukan adegan dewasa di sebuah tempat yang lengkap dengan fasilitas medis.
Kemunculan konten-konten ini nyatanya sengaja diciptakan untuk menghibur para pasien corona yang terisolasi di Wuhan, China.
"Kami secara pribadi mengetahui kondisi orang-orang yang terjebak di Wuhan dan memikirkanya," ucap Alex Hawkins, juru bicara xHamster.
Sementara itu, bintang Spicy x Rice yang turut berperan dalam film porno virus corona mengatakan bahwa pada dasarnya konten tersebut dibuat untuk mengedukasi orang.
Konten yang beredar serupa dengan video layanan publik tentang pencengahan wabah virus corona.
"Saya pikir, orang-orang yang tertarik pada film porno virus Covid-19 sama halnya dengan mereka yang takut pada bayangan sendiri saat melihat film-film horor. Kita semua mencari hal-hal yang bisa membuat hidup," ungkapnya.
Baca Juga: Mahfud MD Gelar Rapat Bahas Jiwasraya, PPATK Harap TPPU Bisa Terungkap
Ia menambahkan, "Virus corona telah membawa ketakutan dan misteri bagi semua orang yang ada di dunia. Kalian perlu mendapat sesuatu yang lebih baik di tengah krisis global ini".
Mendukung asumsi tersebut, para bintang porno lainnya pun mengklaim bahwa video mereka terinspirasi dari video keselamatan Delta Airlines. Sedangkan kebanyakan dari mereka berasal dari warga yang turut terisolasi.
Mereka rela ambil peran dalam konten ini untuk mendapat penghasilan selama masa karantina di Wuhan.
"Kami akan menggunakan cara ini sebagai jalan keluar untuk mendapat informasi akurat dengan bantuan komik. Selain menarik perhatian banyak orang dan meminimalisir kemungkinan kami ditolak," ucap Spicy x Rice.
Lebih lanjut, ia pun mengatakan setiap kejadian pada akhirnya akan berujung pada hal-hal berbau pornografi yang bisa diakses di situs dewasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor