Suara.com - Salahudin, lelaki berusia 46 tahun di Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tega menganiaya istrinya sendiri, Endang Mulia Hayat (42) hingga meninggal dunia.
Kekinian, Salahudin berhasil ditangkap aparat kepolisian setempat, dan harus mendekam di sel tahanan.
"Untuk pelaku sudah kami ringkus dan amankan di kantor guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum," kata Kapolsek Banjarmasin Timur Komisaris Uskiansyah, seperti diberitakan Antara, Minggu (8/3/2020).
Dia mengatakan, Salahudin adalah warga Jalan Pangeran Hidayatullah Gang Rindang Benua Kelurahan Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Sedangkan untuk korban yang juga istri pelaku itu diketahui bernama Endang Mulia Hayat (42) tinggal satu rumah dengan pelaku.
Penganiyaan itu terjadi pada Sabtu (7/3) malam, sekitar pukul 23.15 WITA di Jl Simpang Bebagi No 40 RT6/RW2 Kelurahan Pengambangan.
Kejadian berawal ketika pelaku datang ke tempat kejadian dalam keadaan mabuk.
Setelah itu, terjadi percekcokan antara pelaku dan korban disaksikan oleh anaknya. Dalam keributan itu, pelaku memukuli dan menyiram korban memakai air galon, pigura, raket badminton.
Tidak berapa lama korban duduk bersujud sambil memegang dada dan pelaku meninggalkan korban.
Baca Juga: Suami Bunuh Istri Hanya karena Nyanyi dan Senyum-senyum Sendiri
Tetangga sekitarpun berdatangan dan membantu korban untuk dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin guna mendapatkan perawatan.
Bukan itu saja, warga menghubungi pihak kepolisian dari Polsek Banjarmasin Timur dan langsung datang ke tempat kejadian perkara.
Saat mendapat perawatan medis, tidak berapa lama tim medis RSUD Ulin Banjarmasin menyatakan korban telah meninggal dunia.
"Kami langsung mencari pelaku dan tidak berapa lama Unit Buser berhasil menangkapnya," kata dia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku Salahudin sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 44 ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 Tentang Tindak Pidana Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah.
Berita Terkait
-
Suami Bunuh Istri Hanya karena Nyanyi dan Senyum-senyum Sendiri
-
Julianta Sempat Salat ke Masjid Usai Bunuh Istri saat Tiduran di Rumah
-
Sewot Gegara Nyanyi-nyanyi Sembari Tiduran, Astuti Dibunuh Suami
-
Dapat Kenalan Online, Kakek Ini Bunuh Istri dan Kabur Bawa Sex Toys Sekoper
-
Terkuak! Motif Suami Tebas Istrinya hingga Tewas karena Terbakar Cemburu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah
-
Modus Jemput Pakai Sepeda Mini, Pedagang Takoyaki di Kalideres Tega Cabuli Bocah di Bawah Umur
-
Jejak Mentereng Gus Alex: Orang Dekat Yaqut, dari PBNU Kini Tersangka Korupsi Haji Rp1 T
-
Jadi Tersangka KPK Kasus Haji, Inilah Daftar Harta Rp13,7 Miliar Milik Yaqut Cholil Qoumas