Suara.com - NF, perempuan 15 tahun tersangka kasus pembunuhan terhadap bocah 6 tahun di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat masih menjalani tes kejiwaan. Dia menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sejak Senin (9/3/2020).
Perwakilan Kementerian Sosial dan Komnas Perlindungan Anak pada hari ini, Kamis (12/3/2020) mengunjungi NF di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi termutakhir perempuan 15 tahun tersebut.
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut, NF kekinian berada di ruang isolasi khusus seorang diri. Oleh tim dokter, NF diberikan kertas dan perangkat menggambar.
"Dia berada di satu ruangan khusus tidak ada temannya. Tapi dia sangat enjoy. Dia suka menggambar, disediakan kertas. Dia gambar lagi," kata Arist di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Arist mengungkapkan, NF masih berorientasi pada gambar perempuan. Disebutkan kalau NF menggambar seorang perempuan dengan mata terbuka yang berarti takut dengan kegelapan.
"Tapi semua gambarnya berorientasi perempuan. Sebelumnya, kalau di ruang isolasi ada gambar perempuan yang matanya harus dibuka, karena takut dengan kegelapan. Dia mengartikannya seperti itu," sambungnya.
Sebelumnya, koleksi gambar milik NF dipamerkan polisi saat merilis kasus pembunuhan sasid itu di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro memperlihatkan langsung pada awak media yang meliput.
Pada gambar pertama, tampak ada sesosok perempuan yang diikat pada bagian tubuhnya. Gambar perempuan tersebut hanya ditampilkan setengahnya.
Baca Juga: Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini
Perempuan tersebut tampak mengenakan kalung hitam. Bahkan, NF turut menulis sebuah kalimat 'Keep Calm and Give Me Torture' - Tetap tenang, dan berikan aku sebuah penyiksaan.
Selain itu, polisi juga menemukan papan tulis putih berukuran sedang. Papan tulis tersebut berisi curahan hati NF, misalnya 'I Always Love You. Who? Unknow (Aku selalu mencintaimu. Siapa? Tidak tahu)'.
Selanjutnya ada juga kalimat, 'Tidak Membenci, Hanya Saja Aku Tenggelam Dalam Emosi.' Lalu ada kalimat, I'll Learn To Change My Life, But I Need More Time (Aku Belajar Mengubah Hidupku, Tapi aku butuh Waktu).
Selanjutnya, polisi menumukan gambar seorang perempuan tampak terikat pada bagian leher. Di depan perempuan dengan raut wajah murung itu tampak ada tangan menjulur.
Bahkan, NF juga menuliskan kalimat pada secarik kertas. Kalimat tersebut adalah "Mau Siksa Baby?" Lalu ada kalimat pilhannya, yakni: "Dengan Sedang Hati dan Tidak Tega."
Tag
Berita Terkait
-
NF Disebut Tak Ada Rasa Takut saat Beberkan Detil Aksi Pembunuhan
-
Pengakuan Mengerikan! NF Mau Punya Boneka Chucky Agar Jadi Teman Ngobrol
-
Tak Bergaul, NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Kerap Siksa Diri Sendiri
-
Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar Hobi Baca Novel My Psikopat Boyfriend
-
Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!