Suara.com - Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia meminta maaf dan menghapus postingan yang sempat ia bagikan terkait cara mendeteksi corona.
Sebelumnya, Angkie Yudistia membagikan cara deteksi corona ke akun Instagramnya, @angkie.yudistia. Ankie Yudistia juga mencantumkan sumber yang disebut memberikan cara mendeteksi corona tersebut.
Namun cara mendeteksi corona yang ia bagikan ternyata hoaks. Beberapa pengguna media sosial pun mengingatkan Ankie Yudistia terkait hal tersebut.
Sadar akan postingannya yang menuai atensi pengguna media sosial yang lain, Angkie Yudistia pun segera menghapus postingannya.
Tak hanya menghapus, Angkie Yudistia pun meminta maaf kepada publik. Ia mengatakan akan crosscheck lagi sebelum posting.
"Postingan aku sebelumnya hapus ya, padahal dari siapa-nya pun udah saya cantukan. Kalau masih ada yang marah, maaf ya dan next akan saya crosscheck lagi sebelum posting. Baikan laah kitaa," ujarnya.
"Semakin panik, dan jangan pada caci maki ya. Namaste sekali lagi, always self hygiene. This too shall pass, Insya Allah," pungkasnya.
Catatan Redaksi: Kami mengganti judul dan sejumlah kalimat dalam artikel ini pada hari Senin (16/03/2020) sore sekitar pukul 15.20 WIB. Perubahan itu dilakukan setelah judul kami sebelumnya membuat kegaduhan, padahal Angkie Yudistia telah menghapus postingan dan meminta maaf. Dengan ini kami memohon maaf kepada publik.
Baca Juga: Antrean TransJakarta Mengular karena Corona, Publik: Malah Tambah Kena
Berita Terkait
-
Inikah 3 Permintaan Zita Anjani Sebelum Batal Datang Seminar? Bikin Dosen Emosi, Panitia Istighfar
-
Kontroversi Zita Anjani: Batal Sepihak Seminar Unpad, Unggahan Gym Picu Amarah Publik
-
Minta Maaf Soal Ghosting Unpad, Zita Anjani Malah Ketahuan 'Dibantu' ChatGPT?
-
Raffi Ahmad Tepar dengan Wajah Lemas, Kini Diinfus di Rumah
-
Billy Mambrasar Kembali Ditunjuk Jadi Duta Energi Pertamina untuk Promosikan Transisi Energi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden