Suara.com - Paus Fransiskus, imam umat Katolik sedunia, berkeliling kota Roma, Italia, yang lengang pada Minggu (15/3/2020) dan berdoa di dua tempat suci agar pandemi corona Covid-19 segera berakhir.
Seperti yang diberitakan Reuters, Vatikan telah memutuskan untuk merayakan layanan Paskah tanpa dihadiri publik untuk pertama kalinya.
Paus berjalan di kota Roma yang terlihat sepi akibat pemberlakuan isolasi dan karantina guna mencegah peningkatan wabah corona di Italia.
Paus Fransiskus meningalkan Vatikan tanpa pemberitahuan publik untuk berdoa di Basilika Santa Maria Maggiore.
Ia juga menuju Gereja St. Marcello dengan berjalan kaki melewati jalanan utama Kota Roma.
Pihak Vatikan penyatakan bahwa Paus berdoa agar pandemi segera berakhir, serta mendoakan para orang-orang yang sakit, keluarga mereka, para petugas kesehatan kesehatan, para penjaga apotek, dan para penjual makanan yang bekerja di tengah isolasi nasional ini.
Vatikan juga menunjukkan gambar ketika Paus ditemani tim keamanan sedang berjalan di jalanan yang lengang di wilayah Via del Corso.
Wilayah ini biasanya dipenuhi orang yang berjalan-jalan dan berjualan di hari Minggu.
Sebelumnya, Vatikan memberitahukan bahwa ibadah Pekan Suci dan kebaktian Paskah di bulan depan akan dilaksanakan tanpa partisipasi publik, sebuah langkah yang diyakini belum pernah terjadi selama zaman modern.
Baca Juga: Mantan Menkes Sarankan Rapat Pejabat Dilakukan Lewat Internet
Selain itu, Caroline Weijers, duta besar Belanda untuk Vatikan mengatakan bahwa kali ini Belanda tidak bisa mengirimkan bunga yang biasanya digunakan untuk menghias altar kepausan dalam rangkaian Paskah.
Misa di beberapa negara yang memiliki umat Katolik tinggi pun dibatalkan untuk menghindari orang berkumpul. Para uskup telah mendesak umat beriman untuk berpartisipasi melalui televisi dan internet.
"Ini adalah perasaan yang sangat menyedihkan bagi seorang imam," kata Wieslaw Niemyjski, yang melakukan pelayanan di sebuah katredal di Drohiczyn, Polandia Timur.
Berita Terkait
-
Di Tengah Wabah Corona, Ibadah Paskah di Vatikan Digelar Tanpa Jemaat
-
Waspada Virus Corona, Vatikan Tutup Semua Gereja Katolik di Roma
-
Terkait Covid-19, Apa yang Terjadi Jika Suatu Negara Memutuskan 'Lockdown'?
-
Pornhub Gratiskan Video Porno untuk Warga yang Diisolasi karena Corona
-
Italia Berlakukan Isolasi, KBRI Roma Keluarkan Surat Imbauan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Solusi Pangan hingga Teknologi Perahu Surya