Suara.com - Sebanyak 10 warga negara Indonesia atau WNI di India diduga positif virus corona. Mereka dirawat di Gandhi Hospital, India, sejak Senin (16/3/2020).
Selain WNI, ada juga 3 warga India yang diduga terinfeksi virus corona.
“Betul telah diperoleh informasi awal tentang hal ini,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat dihubungi, Selasa (17/3/2020).
Faiza menuturkan bahwa KBRI New Delhi masih mengonfirmasi status mereka dengan otoritas India.
“Semoga segera ada kejelasan,” kata dia.
Selain itu, KBRI telah menyarankan peserta majelis tablig yang ada di India untuk membatasi kegiatan.
Menurut laporan The New Indian Express, 10 WNI tersebut merupakan anggota majelis tablig yang tiba di Karimnagar, Negara Bagian Telangana, pada Sabtu (14/3/2020) dari New Delhi. Mereka tinggal di masjid.
Ketika informasi mengenai kedatangan warga negara asing diterima oleh polisi dan pejabat kesehatan setempat, mereka segera menyelidiki mengingat pembatasan kedatangan internasional yang diberlakukan pemerintah India di tengah pandemic virus corona.
Polisi menemui 10 WNI itu pada Minggu (15/3), dan membawa mereka beserta tiga warga India ke rumah sakit pemerintah terdekat untuk dites COVID-19. Diantara 13 orang tersebut, seorang WNI menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.
Baca Juga: Ikut Tablig Akbar di India, 10 Warga Indonesia Diduga Kena Virus Corona
Dia bersama 12 orang lainnya segera dibawa ke Gandhi Hospital pada Senin.
Petugas kesehatan dan medis Distrik Karimnagar Dr G Sujatha mengatakan kepada media agar tidak khawatir karena pemerintah setempat dan pejabat departemen kesehatan mengambil semua tindakan pencegahan. (Antara)
Berita Terkait
-
Ikut Tablig Akbar di India, 10 Warga Indonesia Diduga Kena Virus Corona
-
Update: Total Positif Corona 172 Orang, Jakarta Paling Besar Terjangkit
-
Polisi Tetapkan 22 Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19, Satu Ditahan
-
Kata Ayu Ting Ting soal Nasib Konser Tunggalnya yang Ditunda karena Corona
-
Pasien Positif Corona di Semarang Meninggal, Pernah ke Bali dan Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?