Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menyatakan, bahwa Food and Drug Administration (FDA) sudah menyetujui klorokuin untuk pengobatan Covid-19. Hal tersebut dinyatakan Trump dalam konferensi pers pada Jamat (19/3/2020).
"Kita akan membuat obat itu segera tersedia, FDA telah memproses dan telah disetujui untuk segera mengedarkan obat itu beberapa bulan ke depan," kata Donald Trump via video.
Ia menambahakan, bahwa melalui persetujuan FDA maka obat akan segera tersedia dan bisa didapatkan melalui resep dokter atau anjuran pemerintah.
Klorokuin atau hydrochloroquine adalah obat yang biasa digunakan untuk penderita malaria. Menurut Trump, dengan menggunakan obat yang pernah digunakan maka risiko mematikan akan lebih kecil.
"Klorokuin biasa digunakan untuk obat malaria dan juga arthitis yang parah," kata Trump.
"Obat ini memang lebih dikenal dengan obat malaria, sudah digunakan sejak lama dan sangat manjur. Bagusnya, klorokuin sudah cukup lama digunakan jadi kita tahu kalau obat ini enggak akan membunuh seseorang," tam bahnya.
Donald Trump menegaskan, bahwa dengan menggunakan klorokuin maka tidak diperlukan percobaan panjang karena sudah teruji pada malaria.
"Ketika menggunakan obat baru, kita enggak akan tahu apa yang akan terjadi, kita harus melihat dan mengalami berbagai tes panjang," ujarnya.
"Tapi karena sudah dipakai dalam bentuk lain dan sangat manjur, pokoknya obat ini manjur serta memperlihatkan hasil awal yang sangat menggembirakan dan kita dapat segera membuat obat itu tersedia," tambah Presiden AS ke-45 itu.
Baca Juga: Dampak Kinerja ASN Terhadap Runtuhnya Birokrasi Pemerintah di Indonesia
Persetujuan FDA cukup cepat, karena pada satu hari sebelumnya Jumat (21/3/2020) pihaknya belum menyetujui klorokuin untuk pengobatan Covid-19.
"Kami juga harus memastikan produk ini efektif, jika tidak kami berisiko merawat pasien dengan produk yang mungkin tidak berfungsi ketika mereka bisa mengejar perawatan lain yang lebih tepat," ujar Komisaris FDA Stephen Hahn pada CNN International.
Tidak hanya Amerika Serikat, klorokuin juga rencananya akan digunaan di Indonesia. Hal ini dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (20/3/2020).
"Kami sudah mendatangkan 5.000 avigan, dan dalam proses pemesanan ada 2 juta. Kemudian yang kedua klorokuin, sudah siap 3 juta,” kata Jokowi dalam konferensi pers via video.
WHO Tidak Yakin
Pada Kamis (20/2/2020) Kepala Perawatan Klinis dalam Program Keadaan Darurat WHO, Janet Diaz menyatakan bahwa tidak ada bukti klorokuin dapat mengobati Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito