Suara.com - Pencarian informasi seputar wabah virus corona jenis baru alias COVID-19 ternyata menjadi pemuncak peringkat di mesin pencari Google.
DW Indonesia--jaringan Suara.com--juga mendapatkan banyak pertanyaan seputar topik tersebut via sosial media. Berikut daftar pertanyaan serta jawabannya seperti dirangkum DW Indonesia,
1. Dari mana asalnya?
Pertanyaan paling sering dilontarkan saat ini adalah, dari mana asalnya virus corona ini? Banyak ilmuwan yang meyakini teori, virusnya berasal dari kelelawar.
Tapi, anggapan ini bersama dengan teori sumber patogen lainnya, sebelum virus menular ke manusia, masih perlu konfirmasi lebih akurat lagi.
Yang sudah dipastikan adalah, COVID-19 adalah penyakit zoonosis, yakni ditularkan dari hewan ke manusia. Pada tubuh inang hewan, virus mengalami rangkaian mutasi genetik, hingga mampu menginfeksi manusia dan berkembang biak dalam tubuh manusia.
Jurnal ilimiah Nature pada bulan Februari lalu mempublikasikan hasil penelitian, yang menunjukkan virus corona jenis baru yang menginfeksi manusia, hingga 96 persen indentik dengan genom virus corona pada kelelawar.
Riset ini membantah teori konspirasi yang menyebut virus corona itu produk rekayasa laboratorium.
Ada bukti kuat, bahwa SARS-Cov-2 melakukan lompatan dari binatang ke manusia untuk pertama kalinya di kota Wuhan, ibukota provinsi Hubei di Cina tengah.
Baca Juga: Cegah Virus Corona, ASN Dispora Padang Wajib Push Up Dua Jam Sekali
2. Apakah saya bisa mati akibat COVID-19?
Pertanyaan ini tidak bisa dijawab hitam putih, ya atau tidak! Sama halnya seperti kematian akibat flu atau kecelakaan mobil yang tidak bisa diprediksi awal.
Ilmuwan hanya bisa menyebutkan “probabilitas“. Ini juga hal yang sangat tidak mudah dalam kasus COVID-19, karena akan menyangkut statistikyang rumit.
Pakar matematika sekaligus pakar epidemiologi Adam Kucharski dari London School of Hygiene and Tropical Medicine membuat kalkulasi, bahwa tingkat fatalitas virus corona antara 0,5 hingga 2 persen. Artinya satu hingga dua kasus kematian dari 100 orang yang terinfeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap