Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan Wisma Atlet Kemayoran sudah menerima ratusan pasien pasca dialihfungsikan sebagai rumah sakit penanganan virus corona pada Senin (24/3/2020) kemarin.
Yurianto menyebut setidaknya ada 102 kunjungan pasien yang ingin periksa, 71 diantaranya dilanjutkan ke perawatan di lokasi, sementara 31 lainnya dipersilahkan isolasi diri mandiri di rumah masing-masing.
"Hari ini sudah ada 102 kunjungan dari pasien Covid-19 dan ada 71 yang langsung kita rawat, dan 31 yang tidak perlu dirawat," kata Yurianto dalam konferensi pers via YouTube BNPB, Selasa (24/3/2020).
Yurianto mengungkapkan rata-rata pasien yang dirujuk ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet adalah pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang.
Namun ada pula pasien yang memiliki penyakit comorbid atau penyakit penyerta sehingga dirujuk ke rumah sakit rujukan.
"Ada dua ada faktor comorbid makanya kami rujuk ke RSPAD Gatot Subroto," ucap Yurianto.
Oleh sebab itu, ia meminta pasien dengan gejala ringan tak perlu ke rumah sakit yang justru membebani layanan petugas medis, cukup isolasi mandiri di rumah.
"Yang di rumah sakit adalah yang kami pastikan tidak mungkin isolasi diri di rumah atau kami yakini butuh monitoring intensif. Misalnya dengan gejala sedang atau comorbid yang menyertai," pungkas Yurianto.
Diketahui, data terbaru per Selasa (24/3/2020) ini, di Indonesia tercatat 686 orang positif, 55 meninggal, dan 30 sembuh dari virus corona COVID-19.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Corona, Plaza Indonesia Tutup Sementara
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan