News / Nasional
Rabu, 25 Maret 2020 | 06:35 WIB
Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)

Suara.com - China mulai dihadapkan dengan potensi gelombang kedua kasus infeksi virus corona. Sebab, angka kasus impor terus mengalami peningkatan.

Sementara itu, Inggris mulai menetaokan status lockdown di negaranya selama tiga pekan ke depan. Pasalnya, angka infeksi virus corona mulai tak terkendali di negara itu.

Selain dua kabar tersebut, berikut Suara.com merangkum perkembangan virus corona di negara lainnya sepanjang Selasa (24/3/2020).

1. China Hadapi Gelombang Kedua Kasus Virus Corona, Mayoritas dari Luar Negeri

Ruang isolasi virus corona. (Antara)

Muncul gelombang kedua kasus infeksi virus corona baru Covid-19 di China. Negeri Tirai Bambu itu melaporkan ada 78 kasus baru setelah selama sepekan kasus infeksi corona tidak ditemukan.

Dialihbahasakan dari Channel News Asia, Selasa (24/3/2020), menurut laporan Komisi Kesehatan Nasional ada 78 kasus baru virus corona. Tujuh kasus di antaranya meninggal dunia.

Baca selengkapnya

2. Ini Tunjangan dari Pemerintah untuk Warga Australia Selama Wabah Corona

Ilustrasi - Australia Barat. (Tourism Western Australia)

Krisis kesehatan yang disebabkan virus corona Covid-19 mulai memberikan ekses terhadap perekonomian Australia.

Baca Juga: Pandeglang Waspada Virus Corona

Antrean di kantor tunjangan sosial atau Centrelink terlihat, saat pemerintah mengumumkan berbagai paket kebijakan ekonomi.

Baca selengkapnya

3. Sepekan Hilang, China Laporkan 78 Kasus Baru Positif Corona

Ilustrasi pemeriksaan virus corona

Komisi Kesehatan Nasional China kembali melaporkan 78 kasus infeksi virus corona baru Covid-19 di Provinsi Hubei.

Kasus tersebut merupakan kasus pertama setelah sepekan tidak ditemukan kasus baru di wilayah tersebut.

Baca selengkapnya

4. Marak Penipuan Masker di Malaysia, dari Isi Kardus sampai Bekas Pakai

Penipuan penjualan masker di Malaysia (twitter/@svkxsvkikv)

Upaya mencari keuntungan di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19) juga terjadi di negara tetangga Indonesia, yakni Malaysia. Salah satunya dengan penipuan penjualan masker.

Sejumlah warganet mengunggah pengalamannya ditipu oleh oknum yang menjual masker. Seperti yang dialami oleh teman dari pemilik akun Twitter @svkxsvkikv.

Baca selengkapnya

5. Inggris Resmi Lockdown Negara 3 Pekan karena Corona

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (AFP)

Perdana Menteri Boris Johnson, Senin (23/3), akhirnya memberlakukan lockdown (karantina wilayah) di Inggris, setidaknya selama tiga pekan, guna menghentikan penyebaran virus corona.

Berdasarkan ketentuan itu, masyarakat diharuskan tinggal di rumah.

Baca selengkapnya

6. 5 Dokter Prancis Meninggal karena Corona, Korban Tewas Tembus 860 Orang

Sebagai ilustrasi: Situasi penanganan virus corona di salah satu rumah sakti di Italia, dokter mengenakan alat pelindung diri lengkap dan masker. (PIERO CRUCIATTI / AFP)

Kementerian Kesehatan Prancis pada Senin (23/3/2020) mengumumkan jumlah kematian akibat virus corona di negara itu sudah mencapai 860. Jumlah itu naik 184 dari hari sebelumnya, termasuk lima orang dokter yang menjadi korban meninggal karena Covid-19.

Jumlah total kasus yang dilaporkan mencapai 19.856, naik 3.176 dari hari Minggu, Menteri Kesehatan Olivier Veran mengatakan dalam konferensi pers.

Baca selengkapnya

7. 19 Jurnalis Media Penyiaran Iran IRIB Positif Terpapar Corona

Ilustrasi Jurnalis [shutterstock]

Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) mengonfirmasi pada Senin (23/3/2020) bahwa 19 jurnalis atau korespondennya dinyatakan positif terpapar virus corona baru atau Covid-19.

“Sebelum kolega saya tidak bisa menghilangkan rasa lelah dari pemilihan umum, mereka berakhir di garis depan menginformasikan tentang virus corona. Mereka telah bekerja di tempat-tempat berbahaya berkali-kali, ”kata kepala IRIB, Mehrdad Seyed Mehdi, di Twitter sebagaimana dilansir Kantor Berita Anadolu, Selasa (24/3/2020).

Baca selengkapnya

Load More